Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 September 2025 | 16.54 WIB

Ini 13 Manfaat Petai untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui, Termasuk Bisa Lancarkan Diet

Petai Segar (Dok. Canva)


JawaPos.com - Petai atau Parkia speciosa sering dikenal sebagai sayuran yang punya aromanya khas dan menusuk hidung.

Namun, di balik itu petai justru menyimpan kandungan nutrisi yang sangat melimpah. Nutrisi ini bermanfaat untuk kesehatan.

Sayuran hijau ini kaya serat, kalium, zat besi, magnesium, vitamin C, serta vitamin B kompleks yang baik untuk menunjang kesehatan tubuh manusia.

Dilansir dari laman Klikdokter, berikut ini berbagai manfaat petai untuk kesehatan tubuh yang perlu kamu ketahui.

 
Baca Juga: Harga Petai dan Jengkol di Jakarta Tembus Rp 300 Ribu Per Kg! Kalahkan Harga Daging sapi, Ini Penyebabnya

1. Menyehatkan Jantung

Jantung bekerja terus menerus untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Fungsinya yang vital membuat organ ini perlu dijaga melalui konsumsi makanan bernutrisi.

Kandungan kalium dalam petai bermanfaat untuk menjaga ritme jantung tetap stabil dan mendukung kerja otot jantung agar berfungsi dengan baik.

Dengan konsumsi petai, risiko gangguan jantung seperti aritmia atau tekanan berlebihan pada otot jantung dapat ditekan sejak dini secara alami.

Jadikan petai sebagai salah satu pilihan makanan harian untuk menjaga kesehatan jantung atau menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
 
Baca Juga: 7 Manfaat Hebat Petai Cina: Si Kecil yang Kaya Gizi dan Baik untuk Kesehatan

2. Menjaga Kepadatan Tulang

Tulang akan mengalami penurunan kepadatan seiring bertambahnya usia. Kondisi ini bisa memicu pengeroposan dan meningkatkan risiko osteoporosis di kemudian hari.

Petai mengandung magnesium serta vitamin B6 yang berperan penting dalam menjaga kepadatan tulang serta memperkuat struktur tulang.

Selain konsumsi susu dan makanan tinggi kalsium, petai bisa menjadi tambahan nutrisi yang melindungi tulang dari kerusakan akibat penuaan.

Mengonsumsi petai secara rutin membantu mencegah tulang rapuh dan menjaga mobilitas tetap optimal meski usia bertambah.

3. Jaga Keseimbangan Gula Darah

Dilansir dari TikTok @risan_sandi, kadar gula darah dalam tubuh sering berfluktuasi, naik dan turun. Kondisi ini lebih berisiko pada penderita diabetes atau pradiabetes.

Petai memiliki indeks glikemik rendah sehingga mampu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan tidak melonjak tajam.

Mengonsumsi petai bisa membantu penderita diabetes lebih mudah mengendalikan gula darah dan menekan risiko komplikasi serius di kemudian hari.

Keseimbangan gula darah yang terjaga juga mampu mendukung energi untuk tubuh lebih stabil sepanjang hari.

4. Melancarkan Diet

Petai rendah lemak dan kaya serat, sehingga bisa membuat perut kenyang lebih lama tanpa menambah kalori berlebih.

Serat dalam petai menekan nafsu makan berlebihan dan mengurangi keinginan untuk ngemil makanan tidak sehat sepanjang hari.

Selain itu, kandungan energinya membantu menjaga tubuh tetap bertenaga selama menjalani program diet atau manajemen berat badan.

5. Melindungi Sistem Pencernaan

Serat pada petai berfungsi melancarkan pencernaan dengan melembutkan feses sehingga lebih mudah dikeluarkan tubuh.

Serat juga berperan sebagai makanan untuk bakteri baik di usus yang penting dalam menjaga kesehatan pencernaan.

Dengan usus sehat, tubuh lebih mudah menyerap nutrisi, melawan racun, dan menjaga sistem imun tetap stabil.

Petai bisa menjadi makanan yang efektif dalam mencegah sembelit atau menjaga kesehatan saluran pencernaan.

6. Meningkatkan Sistem Imun

Vitamin C dalam petai merangsang sel darah putih agar lebih responsif terhadap serangan virus maupun bakteri penyebab penyakit.

Kekebalan tubuh yang kuat membuat risiko terkena infeksi menurun dan tubuh lebih tahan terhadap penyakit harian.

Selain itu, vitamin C juga berperan sebagai antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

7. Mendukung Fungsi Saraf

Sistem saraf berfungsi mengirimkan impuls dari otak ke seluruh tubuh agar dapat merespons rangsangan. Petai kaya vitamin B kompleks serta mineral yang berperan menjaga fungsi saraf tetap optimal.

Konsumsi petai membantu sistem saraf bekerja lebih baik, termasuk mendukung refleks tubuh ketika menghadapi rangsangan tertentu.

8. Menstabilkan Tekanan Darah

Tekanan darah tinggi bisa memicu hipertensi yang berisiko pada penyakit jantung maupun stroke. Kandungan kalium pada petai bermanfaat membantu menurunkan tekanan darah berlebih dalam tubuh.

Kalium berperan menjaga keseimbangan cairan tubuh sekaligus menekan tekanan pada dinding pembuluh darah.

Dengan konsumsi petai, tekanan darah lebih stabil sehingga risiko hipertensi atau darah tinggi pun dapat berkurang.

9. Meningkatkan Suasana Hati

Magnesium dalam petai berperan menjaga kesehatan mental dan menstabilkan suasana hati seseorang menjadi lebih bahagia, tenang, dan jauh dari stres berlebihan.

Kandungan magnesium juga berhubungan dengan hormon serotonin yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan.

10. Mencegah Peradangan

Antioksidan dalam petai melawan radikal bebas yang bisa merusak sel dan memicu peradangan.

Peradangan kronis dapat berujung pada penyakit serius seperti kanker, jantung, hingga gangguan autoimun.

Dengan rutin mengonsumsi petai, tubuh akan mendapat perlindungan ekstra dari risiko penyakit kronis.

11. Mencegah Anemia

Petai mengandung zat besi yang diperlukan tubuh untuk memproduksi sel darah merah.
Sel darah merah berfungsi mengangkut oksigen dan nutrisi penting ke seluruh jaringan tubuh.

Kekurangan zat besi bisa memicu anemia yang ditandai dengan lemas, pucat, dan mudah lelah. Mengonsumsi petai membantu mencegah anemia serta menjaga sirkulasi darah tetap sehat.

12. Mengoptimalkan Fungsi Otak

Kalium yang terkandung dalam petai penting untuk mendukung komunikasi sel otak dengan jaringan lain dalam tubuh.

Fungsi otak yang optimal membantu meningkatkan konsentrasi, daya ingat, serta kemampuan berpikir jernih.

Mengonsumsi petai bersama makanan bergizi lainnya mampu memperkuat kerja sistem saraf pusat sehingga tubuh tetap bugar.

13. Meningkatkan Kesuburan

Antioksidan dalam petai membantu melindungi kualitas sel telur dan sperma dari kerusakan radikal bebas. Kesuburan pria maupun wanita lebih terjaga karena sel reproduksi terlindungi dengan baik.

Selain itu, siklus menstruasi lebih teratur sehingga peluang kehamilan meningkat secara alami. Petai mampu menjadi makanan alami yang mendukung kesehatan reproduksi dan kesuburan.

Petai yang kerap dianggap hanya makanan beraroma tajam ternyata menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.

Namun, konsumsi petai juga perlu diperhatikan, terutama bagi penderita masalah ginjal atau alergi tertentu.

Mengonsumsi petai dengan makanan bergizi lainnya secara seimbang dapat membantu menjaga kesehatan tanpa menimbulkan efek samping.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore