
Apakah Anda sering terjebak dalam lingkaran emosi negatif? (Freepik)
JawaPos.com-Kebanyakan orang berpikir bahwa 'melepaskan' berarti menyerah, kehilangan, atau bahkan kekalahan. Padahal, dalam dunia psikologi dan pengembangan diri, melepaskan adalah bentuk kebebasan sejati.
Bayangkan jika Anda bisa menjalani hidup tanpa terbebani rasa iri terhadap kesuksesan orang lain, tanpa terjebak dalam lingkaran mengasihani diri sendiri, dan tanpa terikat pada kemalasan yang membuat Anda menunda mimpi.
Hidup Anda akan terasa jauh lebih ringan, bukan?
Sayangnya, ketiga emosi ini justru sering dianggap sebagai "teman nyaman" yang sulit ditinggalkan. Mengasihani diri sendiri membuat kita merasa ada alasan untuk tidak bergerak.
Kecemburuan membuat kita merasa lebih tinggi dari orang lain meski hanya sesaat. Kemalasan memberi kita alasan logis untuk menunda.
Dilansir dari laman Your Tango, namun, jika Anda bisa melepaskan tiga emosi ini, maka Anda telah benar-benar menguasai seni melepaskan — sebuah kemampuan yang akan membuka pintu menuju kebebasan mental, emosional, bahkan finansial.
Mengasihani diri sendiri sering kali terasa melegakan. Saat dunia tampak melawan, kita merasa lebih "aman" dengan meyakinkan diri bahwa semua bukan salah kita. Kita berkumpul dengan teman, saling curhat, lalu larut dalam pesta keluhan.
Namun, di balik itu semua, ada kenyataan pahit: mengasihani diri sendiri hanya menunda perbaikan.
Menutup mata dari kebenaran. Mengasihani diri membuat kita tidak mau mengakui kesalahan atau kurangnya usaha.
Mengurangi motivasi. Semakin kita berkubang dalam keluhan, semakin kecil dorongan untuk bertindak.
Membuat kita terjebak. Emosi ini menciptakan lingkaran setan: semakin mengasihani diri, semakin sulit bergerak maju.
Ubah pertanyaan. Alih-alih berkata, "Mengapa ini terjadi padaku?", ubah menjadi "Apa yang bisa kulakukan untuk memperbaiki ini?"
Praktik gratitude journal. Menulis hal-hal yang bisa disyukuri setiap hari membantu mengurangi fokus pada keluhan.
Berhenti membandingkan penderitaan. Setiap orang punya beban masing-masing, fokuslah pada solusi, bukan kompetisi kesedihan.
Kutipan motivasi:
“Mereka yang selalu mengasihani diri sendiri tidak akan pernah bisa melihat potensi besar yang ada di depan mereka.”

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
