Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 September 2025 | 22.40 WIB

Jika Anda Berhasil Melepaskan Diri dari 3 Emosi Ini, Hidup Anda Akan Lebih Bebas, Tenang, dan Siap Melangkah Maju

Apakah Anda sering terjebak dalam lingkaran emosi negatif? (Freepik) - Image

Apakah Anda sering terjebak dalam lingkaran emosi negatif? (Freepik)

JawaPos.com-Kebanyakan orang berpikir bahwa 'melepaskan' berarti menyerah, kehilangan, atau bahkan kekalahan. Padahal, dalam dunia psikologi dan pengembangan diri, melepaskan adalah bentuk kebebasan sejati.

Bayangkan jika Anda bisa menjalani hidup tanpa terbebani rasa iri terhadap kesuksesan orang lain, tanpa terjebak dalam lingkaran mengasihani diri sendiri, dan tanpa terikat pada kemalasan yang membuat Anda menunda mimpi. 

Hidup Anda akan terasa jauh lebih ringan, bukan?

Sayangnya, ketiga emosi ini justru sering dianggap sebagai "teman nyaman" yang sulit ditinggalkan. Mengasihani diri sendiri membuat kita merasa ada alasan untuk tidak bergerak. 

Kecemburuan membuat kita merasa lebih tinggi dari orang lain meski hanya sesaat. Kemalasan memberi kita alasan logis untuk menunda.

Dilansir dari laman Your Tango, namun, jika Anda bisa melepaskan tiga emosi ini, maka Anda telah benar-benar menguasai seni melepaskan — sebuah kemampuan yang akan membuka pintu menuju kebebasan mental, emosional, bahkan finansial.

1. Mengasihani Diri Sendiri: Racun yang Disamarkan sebagai Pelipur Lelah

Mengasihani diri sendiri sering kali terasa melegakan. Saat dunia tampak melawan, kita merasa lebih "aman" dengan meyakinkan diri bahwa semua bukan salah kita. Kita berkumpul dengan teman, saling curhat, lalu larut dalam pesta keluhan.

Namun, di balik itu semua, ada kenyataan pahit: mengasihani diri sendiri hanya menunda perbaikan.

Efek Psikologis dari Self-Pity

  • Menutup mata dari kebenaran. Mengasihani diri membuat kita tidak mau mengakui kesalahan atau kurangnya usaha.

  • Mengurangi motivasi. Semakin kita berkubang dalam keluhan, semakin kecil dorongan untuk bertindak.

  • Membuat kita terjebak. Emosi ini menciptakan lingkaran setan: semakin mengasihani diri, semakin sulit bergerak maju.

  • Cara Melepaskan Diri dari Self-Pity

    1. Ubah pertanyaan. Alih-alih berkata, "Mengapa ini terjadi padaku?", ubah menjadi "Apa yang bisa kulakukan untuk memperbaiki ini?"

  • Praktik gratitude journal. Menulis hal-hal yang bisa disyukuri setiap hari membantu mengurangi fokus pada keluhan.

  • Berhenti membandingkan penderitaan. Setiap orang punya beban masing-masing, fokuslah pada solusi, bukan kompetisi kesedihan.

  • Kutipan motivasi:
    “Mereka yang selalu mengasihani diri sendiri tidak akan pernah bisa melihat potensi besar yang ada di depan mereka.”

    Editor: Novia Tri Astuti
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore