Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 September 2025 | 03.02 WIB

Menghadapi Quarter Life Crisis: Panduan Lengkap Mengenali Tanda dan Solusi Efektifnya

Ilustrasi orang sedang merasakan Quarter Life Crisis (Freepik) - Image

Ilustrasi orang sedang merasakan Quarter Life Crisis (Freepik)

JawaPos.com - Quarter Life Crisis adalah fase emosional yang dialami banyak orang di usia sekitar 20 hingga 30 tahun ketika mereka mulai mempertanyakan arah hidup, karier, hubungan, dan tujuan pribadi, sehingga muncul kecemasan, kebingungan, dan perasaan kehilangan identitas.

Kondisi ini sering kali membuat seseorang merasa tertekan, stres, dan kurang puas dengan pencapaian meskipun secara luar tampaknya “biasa-saja”. Dilansir dari Halodoc, quarter life crisis digunakan untuk menggambarkan fase krisis yang dialami oleh orang pada rentang usia 20 hingga 30, terkait masa depan dan perubahan besar hidup.

Quarter life crisis bukanlah masalah medis, melainkan fenomena psikologis yang umum di usia dewasa muda ketika tekanan sosial dan ekspektasi pribadi sangat tinggi. Prudential menyatakan bahwa gejalanya meliputi kecemasan, kekhawatiran berlebihan tentang masa depan, dan perubahan motivasi dan emosi.

Gejala Quarter Life Crisis

1. Kebingungan dan kekhawatiran masa depan

Individu sering mempertanyakan apakah pilihan karier atau hubungan yang dijalani sudah tepat. Prudential mencantumkan bahwa rasa takut salah keputusan dan ketidakpastian akan arah hidup menjadi gejala umum.

2. Ketidakpuasan terhadap pekerjaan atau prestasi pribadi

Meskipun berhasil, tetap muncul rasa bahwa pencapaian belum memadai atau tidak sesuai harapan diri sendiri. Halodoc menyebut bahwa orang sering merasa “di belakang teman sebaya” meski sudah bekerja keras.

3. Perubahan emosi dan hilangnya motivasi

Energi yang dulu tinggi bisa berubah jadi cepat lelah, bosan, atau tidak semangat menjalani rutinitas. Prudential mengungkapkan bahwa motivasi turun tiba-tiba bisa menjadi sinyal quarter life crisis.

4. Kesulitan mengambil keputusan signifikan

Setiap pilihan penting seperti karier, tempat tinggal, atau hubungan terasa berat dan menimbulkan kecemasan. Halodoc menyatakan bahwa banyak orang muda merasa ragu dan takut salah mengambil langkah besar.

Cara Mengatasi Quarter Life Crisis

1. Mengenali dan menerima perasaanmu

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore