Ilustrasi hubungan toksik (Dok. Freepik)
JawaPos.com – Hubungan yang menguras energi dan membuat stres dapat berdampak buruk pada kesehatan mental serta emosi. Memahami kondisi ini penting agar bisa mengambil langkah tepat guna menjaga diri dan kebahagiaan.
Hubungan toksik adalah interaksi antara dua orang yang menurunkan rasa percaya diri dan kesejahteraan emosional salah satu pihak. Kondisi ini bisa muncul tanpa adanya kekerasan fisik, tetapi tetap menimbulkan tekanan psikologis signifikan.
Julie Schwartz Gottman, PhD, psikolog klinis dari Seattle, mendefinisikan hubungan beracun sebagai hubungan yang membuat seseorang merasa lebih buruk tentang diri sendiri. Andrea Syrtash, pakar hubungan dari New York, menyatakan hubungan toksik terasa tidak stabil, menguras tenaga, dan agresif secara emosional.
Mengetahui tanda-tanda hubungan toksik membantu menjaga kesehatan mental dan emosional. Selain itu, dapat mencegah dampak negatif jangka panjang pada interaksi sosial dan kehidupan pribadi.
Berikut 4 pertanyaan penting guna menilai hubungan toksik dan cara mengatasinya secara efektif dilansir dari laman Refinery, Sabtu (13/9):
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
