Ilustrasi zodiak yang tak mudah menerima kalau hubungannya sudah berakhir atau zodiak yang susah move on. (Pexels/RDNE Stock project)
JawaPos.com – Move on setelah putus cinta sering kali terdengar mudah diucapkan, tetapi kenyataannya tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Ada orang yang bisa cepat melanjutkan hidup, namun tidak sedikit pula yang butuh waktu lama untuk benar-benar melupakan.
Mengapa move on begitu sulit? Menurut konten edukasi dari akun TikTok @unmasking.human, kesulitan ini berhubungan dengan ikatan emosional yang sudah terbentuk selama menjalin hubungan.
Otak manusia terbiasa dengan rutinitas bersama pasangan, sehingga ketika hubungan berakhir, tubuh dan pikiran tetap “mencari” keberadaan orang tersebut. Inilah yang membuat seseorang masih sering teringat meski sudah lama berpisah.
Baca Juga: Seolah Dunia Berpihak: Lahir di 12 Tanggal Ini Dipastikan Apa pun yang Kamu Mau Selalu Didapat
Hal senada dijelaskan akun @newronedu. Mereka menyebut bahwa saat menjalin hubungan, otak melepaskan hormon dopamin dan oksitosin—zat kimia yang memicu rasa bahagia dan keterikatan. Ketika hubungan berakhir, produksi hormon ini menurun drastis, sehingga timbul rasa kosong, cemas, dan kehilangan. Kondisi inilah yang membuat seseorang seperti “ketagihan” pada mantan, mirip dengan efek withdrawal pada kecanduan.
Motivator Merry Riana dalam salah satu konten YouTube-nya juga menegaskan, banyak orang terjebak sulit move on karena memandang masa lalu dengan idealisasi berlebihan. Ingatan tentang momen indah bersama mantan sering kali lebih dominan dibandingkan konflik atau alasan perpisahan. Akibatnya, seseorang terus berharap bisa kembali, meski sebenarnya hubungan tersebut sudah tidak sehat.
Dari sisi psikologi, ada beberapa faktor yang membuat move on terasa berat:
Kenangan emosional yang mendalam. Semakin banyak pengalaman penting yang dibagi bersama mantan, semakin sulit pula untuk melepaskan.
Rasa takut kesepian. Banyak orang sulit move on karena khawatir tidak akan menemukan pasangan baru yang sebanding.
Kurangnya self-love. Menurut para pakar, individu yang kurang mencintai dirinya sendiri cenderung mencari validasi dari pasangan, sehingga kehilangan terasa lebih menyakitkan.
Ketidakmampuan menerima realita. Beberapa orang terus menyangkal perpisahan, berharap keadaan bisa kembali seperti semula.
Namun, sulit move on bukan berarti tidak ada jalan keluar. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mempercepat pemulihan emosional. Pertama, batasi kontak dengan mantan, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Kedua, alihkan perhatian pada aktivitas positif seperti olahraga, hobi, atau mengembangkan diri. Ketiga, latih self-love dengan mengapresiasi diri sendiri, sekecil apa pun pencapaiannya.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
