Ilustrasi Mie Instan sebagai industri pangan dengan bahan dasar gandum. (jcomp-freepik)
JawaPos.com - Istilah makanan dan minuman Ultra Processed Food atau UPF sedang banyak muncul di media sosial.
Umumnya istilah ini digunakan untuk memberikan informasi perihal banyaknya makanan instan yang dikonsumsi dibanding pangan non-UPF, salah satunya seperti whole food atau makanan segar dengan pengolahan yang minim atau tidak diolah sama sekali seperti sayur dan buah.
UPF memang lebih praktis karena lebih mudah dikonsumsi bahkan didapatkan. Secara rasa dan penampilan, UPF juga lebih menggugah dan banyak digemari kalangan mulai dari balita hingga lansia.
Namun di balik sifatnya yang praktis serta manis gurihnya UPF tersembunyi dampak yang tidak hanya membahayakan bagi tubuh tapi juga kondisi lingkungan sekitar.
Baca Juga: Bahaya Ultra Processed Food: Meningkatkan Risiko 32 Penyakit dan Kematian Dini hingga 50%
Dampak Ultra Processed Food Bagi Kesehatan
Tingginya konsumsi makanan dan minuman UPF lambat laun berdampak pada kesehatan tubuh manusia. Apalagi bahan dan proses produksi makanan UPF sebagian atau seluruhnya terbuat dari zat ekstrak, telah dimodifikasi secara kimia, serta mengandung bahan aditif.
Karena diproduksi secara massal, produksi UPF tergantung dari bahan-bahan yang sebisa mungkin berasal dari bahan murah dengan mengesampingkan kualitas dan gizi.
Dilansir dari jurnal penelitian berjudul Ultra-Processed Foods and Human Health: A Systematic Review and Meta-Analysis of Prospective Cohort Studies, hingga saat ini kandungan UPF yang tinggi pada tubuh akibat terlalu sering mengkonsumsi makanan instan olahan berdampak negatif bagi kesehatan tubuh manusia.
Dampak signifikan yang mempengaruhi adalah masalah berat badan, resistensi insulin, peradangan, tekanan darah, dan mikrobiota usus atau masalah ekosistem mikroorganisme di dalam usus.
Bahkan jika dikonsumsi secara berlebihan maka akan meningkatkan risiko masalah kesehatan secara jangka panjang seperti masalah jantung dan metabolisme, obesitas, diabetes, gangguan kadar lemak dalam darah atau dislipidemia, hingga penyakit jantung dan pembuluh darah atau kardiovaskular.
Dampak Tersembunyi UPF: Meningkatkan Masalah Lingkungan

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
