Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Agustus 2025 | 22.04 WIB

Kesulitan Konsentrasi? Inilah Tips Meningkatkan Fokus Belajar Mahasiswa Agar Tugas dan Ujian Berjalan Lancar

Ilustrasi mahasiswa yang sedang belajar

JawaPos.com – Pernahkah Anda berniat belajar serius, tetapi justru sibuk membuka media sosial atau memikirkan hal lain? Fenomena ini dialami banyak mahasiswa dan pelajar, terutama di era digital yang penuh distraksi. Fokus belajar yang menurun bukan hanya soal kemauan, melainkan juga dipengaruhi faktor psikologis dan kebiasaan sehari-hari.

Apa pentingnya fokus saat belajar?
Menurut Harvard Health (2023), konsentrasi yang baik memengaruhi kemampuan otak menyerap informasi dan meningkatkan daya ingat jangka panjang. Tanpa fokus, waktu belajar menjadi kurang efektif, bahkan menimbulkan stres karena target akademik tidak tercapai.

Mahasiswa dan pelajar merupakan kelompok yang paling rentan. Tugas menumpuk, tekanan ujian, serta distraksi digital membuat mereka sulit mempertahankan konsentrasi. Laporan Study Australia (2024) menegaskan bahwa pelajar internasional bahkan menghadapi tantangan tambahan, seperti adaptasi budaya dan rasa rindu rumah, yang turut memengaruhi kemampuan fokus.

Lingkungan belajar memiliki peran besar. Healthline (2022) mencatat bahwa ruang belajar yang bising, berantakan, atau minim pencahayaan alami membuat otak lebih cepat lelah. Sebaliknya, lingkungan tenang, tertata, dan cukup cahaya membantu otak bekerja lebih optimal.

Kapan biasanya fokus menurun?
Penelitian Husson University (2024) menunjukkan bahwa konsentrasi manusia cenderung menurun setelah 25–30 menit belajar tanpa jeda. Inilah sebabnya banyak pakar merekomendasikan teknik Pomodoro, yaitu belajar intens selama 25 menit lalu istirahat 5 menit. Cara ini membantu otak tetap segar dan produktif lebih lama.

Mengapa sulit fokus di era digital?
Distraksi terbesar datang dari teknologi. Ponsel pintar, notifikasi media sosial, hingga kebiasaan multitasking terbukti mengganggu proses belajar. Ditmawa UPI (2024) menekankan bahwa multitasking membuat otak bekerja lebih keras, tetapi hasil belajar justru kurang maksimal.

Bagaimana cara meningkatkan fokus saat belajar?
Para pakar psikologi memberikan sejumlah strategi praktis:

  1. Atur lingkungan belajar. Pilih ruang tenang, rapikan meja, dan minimalkan gangguan visual. Penataan ruang memengaruhi kesiapan mental dalam belajar.

  • Gunakan teknik manajemen waktu. Terapkan metode Pomodoro atau buat jadwal belajar dengan jeda teratur agar otak tidak cepat lelah.

  • Latih mindfulness. Harvard Health menyebut meditasi singkat atau pernapasan dalam dapat menurunkan stres dan meningkatkan konsentrasi.

  • Kurangi distraksi digital. Nonaktifkan notifikasi ponsel atau gunakan aplikasi pengatur waktu agar tidak mudah tergoda membuka media sosial.

  • Jaga kondisi fisik. Pola makan sehat, hidrasi cukup, serta tidur 7–8 jam setiap malam terbukti meningkatkan daya konsentrasi.

  • Editor: Setyo Adi Nugroho
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore