
Seorang pria memegang kepalanya sambil menunduk, menggambarkan perasaan tidak berharga dan keraguan diri yang sering dialami. (Freepik)
JawaPos.com - Inferiority Complex atau Kompleks inferioritas adalah perasaan mendalam tentang ketidakcukupan dan keraguan diri.
Perasaan ini dapat memengaruhi cara seseorang memandang dan berinteraksi dengan dunia. Seringkali, perasaan ini muncul dalam percakapan sehari-hari melalui frasa-frasa tertentu.
Sadar atau tidak, frasa-frasa ini menjadi bagian dari narasi diri mereka. Melansir dari Geediting.com, ada tujuh ungkapan yang umum digunakan. Mengenali ungkapan ini bisa menjadi langkah awal menuju pemahaman diri.
Berikut adalah tujuh frasa yang sering digunakan orang dengan kompleks inferioritas:
"Aku tidak cukup baik."
Frasa ini merupakan manifestasi dari keraguan diri yang terus-menerus. Mereka yakin kurangnya kemampuan atau nilai diri adalah masalah. Ini merupakan narasi merendahkan diri yang sering mereka gunakan.
"Seharusnya aku tidak ada di sini."
Orang yang merasa rendah diri sering merasa tidak pantas. Mereka mungkin merasa tidak pantas menerima kesuksesan atau bahkan berada dalam suatu ruangan. Frasa ini menunjukkan perasaan terasing dan tidak berharga.
"Maaf, tapi..."
Frasa ini sering digunakan untuk memulai kalimat atau pendapat. Itu adalah cara halus untuk meminta maaf atas keberadaan diri mereka. Mereka seolah-olah menghindari potensi konflik atau penolakan.
"Ini semua salahku."
Mereka sering memikul tanggung jawab yang tidak perlu atas kesalahan. Ini adalah cara mereka menyalahkan diri sendiri secara berlebihan. Pola pikir ini menguatkan perasaan tidak berharga.
"Mereka lebih baik dariku."
Ungkapan ini menunjukkan kecenderungan membandingkan diri secara berlebihan dengan orang lain. Mereka menganggap orang lain lebih baik dan lebih unggul. Perbandingan ini seringkali mengarah pada hilangnya kepercayaan diri.
"Aku tidak bisa melakukan ini."
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
