Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Agustus 2025 | 22.15 WIB

Wajib Tahu! Perhatikan 5 Cara Melindungi Dirimu dari Love Bombing yang Dilakukan oleh Pasangan

Ilustrasi cara melindungi dirimu dari love bombing/freepik.com

JawaPos.com - Dalam sebuah hubungan, intuisi sering menjadi sinyal awal yang paling jujur. Apabila hubungan terasa terlalu sempurna atau berjalan terlalu cepat, bisa jadi itu adalah peringatan awal.

Perhatian yang berlebihan, pemberian hadiah secara terus-menerus, atau sikap romantis yang terlalu intens di awal mungkin tampak menggembirakan.

Disisi lain, namun kondisi tersebut juga dapat menjadi tanda bahaya, terutama jika membuatmu merasa tidak nyaman atau tertekan. Kenali perasaanmu sendiri dan tidak mengabaikan sinyal peringatan. Tetaplah tegas pada batasan pribadi yang sudah ditetapkan.

Dilansir dari Choosing Therapy, berikut ini berbagai cara melindungi dirimu dari love bombing yang dilakukan oleh pasangan.

1. Waspadai tanda-tanda awal

Saat pertama kali mengenal seseorang, segala hal mungkin terasa baru, menyenangkan, dan penuh harapan. Sayangnya, penting untuk tetap waspada dan memperhatikan bagaimana hubungan dimulai. Love bombing sering tidak datang secara terang-terangan. Justru, dalam banyak kasus, bentuknya bisa sangat halus dan terselubung, membuat kita sulit membedakan mana perhatian yang tulus dan mana yang bermuatan manipulasi.

Jika seseorang memberikan perhatian yang terlalu intens di awal seperti terus-menerus mengirim pesan, memberikan pujian yang berlebihan, atau membuat rencana jangka panjang dalam waktu yang sangat singkat hal tersebut patut menjadi alarm peringatan. Walau terlihat romantis, tindakan seperti ini bisa menjadi strategi menciptakan ikatan emosional secara cepat dan memicu ketergantungan.

Kenali ritme alami dalam membangun hubungan yang sehat. Cinta yang sehat tumbuh secara bertahap, dengan ruang untuk saling mengenal secara jujur dan tanpa tekanan. Jadi, jika kamu merasa sesuatu berkembang terlalu cepat atau terasa terlalu bagus menjadi kenyataan, percayalah pada intuisimu karena kemungkinan besar, itu memang tanda bahwa dirimu perlu lebih berhati-hati.

2. Pelajari cara menghindari narsistik

Tak bisa dimungkiri, individu dengan sifat narsistik sering tampil sangat memikat di awal perkenalan. Mereka bisa tampak percaya diri, karismatik, bahkan membuatmu merasa sangat istimewa. Namun di balik pesona tersebut, sering tersembunyi niat manipulatif yang bertujuan guna mengendalikan atau mengeksploitasi orang lain secara emosional.

Justru karena pesona itulah, banyak orang tidak menyadari bahwa mereka sedang berada dalam hubungan yang tidak sehat. Oleh karena itu, penting untuk membekali diri dengan pengetahuan tentang perilaku dan karakteristik khas seorang narsisis seperti kebutuhan berlebihan akan pujian, kurang empati, kecenderungan memanipulasi, dan pola hubungan yang naik-turun secara emosional.

Semakin kamu memahami cara mereka beroperasi, semakin besar pula peluangmu dalam menjaga jarak dari hubungan toxic. Melindungi diri dari pengaruh narsistik bukan tentang menjadi curiga terhadap semua orang, melainkan tentang memiliki kesadaran yang sehat terhadap pola-pola hubungan yang tidak sehat. Pengetahuan adalah langkah pertama menuju kebebasan dan kesehatan emosional.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore