Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Agustus 2025 | 19.52 WIB

Lekas Sadari! Inilah 4 Penyebab Munculnya Gangguan Kecemasan yang Perlu Diwaspadai agar Tidak Bertambah Parah

Ilustrasi penyebab munculnya gangguan kecemasan/freepik.com

JawaPos.com - Sama seperti berbagai kondisi kesehatan mental lainnya, hingga saat ini para ahli belum menemukan satu penyebab pasti dari gangguan kecemasan.

Gangguan ini diyakini muncul akibat kombinasi berbagai faktor mulai dari genetika, pola asuh, lingkungan, sampai pengalaman hidup tertentu.

Walau belum ada jawaban tunggal, pemahaman terhadap kemungkinan pemicu ini bisa membantu proses penanganan dan pencegahan menjadi lebih efektif.

Dilansir dari Cleveland Clinic, berikut ini penyebab-penyebab munculnya gangguan kecemasan yang perlu diwaspadai agar tidak bertambah parah.

1. Ketidakseimbangan kimiawi

Gangguan kecemasan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor psikologis, namun juga berhubungan erat dengan zat kimia dalam otak. Beberapa neurotransmiter dan hormon, seperti norepinefrin, serotonin, dopamin, serta asam gamma-aminobutirat (GABA), memainkan peran penting dalam mengatur suasana hati dan respons stres.

Ketika keseimbangan zat-zat kimia ini terganggu, hal tersebut dapat memicu atau memperburuk gejala kecemasan yang dialami. Memahami bagaimana neurotransmiter ini bekerja membantu membuka jalan bagi berbagai metode pengobatan yang efektif dalam mengelola gangguan kecemasan.

2. Perubahan otak

Amigdala, sebuah bagian kecil di otak, memegang peranan penting guna mengelola emosi terutama rasa takut dan kecemasan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pada orang yang mengalami gangguan kecemasan, aktivitas amigdala cenderung meningkat saat mereka merespons situasi yang memicu kecemasan.

Peningkatan aktivitas ini membuat respons emosional menjadi lebih intens, sehingga memengaruhi cara seseorang merasakan dan menghadapi ketakutan sehari-hari. Memahami peran amigdala membuka peluang bagi pengembangan terapi yang lebih tepat sasaran untuk membantu mengendalikan gangguan kecemasan.

3. Genetika

Gangguan kecemasan sering terlihat turun-temurun dalam keluarga yang mengindikasikan adanya pengaruh genetik. Apabila kamu punya anggota keluarga dekat seperti orang tua atau saudara kandung yang pernah mengalami gangguan kecemasan, maka risiko dirimu mengalami hal yang sama bisa lebih tinggi.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore