
ilustrasi orang yang membersihkan rumah. (freepik)
JawaPos.com - Membersihkan rumah secara rutin belum tentu membuat seluruh area benar-benar terbebas dari kotoran.
Tanpa disadari, beberapa kebiasaan saat bersih-bersih justru dapat mengurangi hasil pembersihan dan membuat debu, noda, maupun bakteri tetap menumpuk di berbagai sudut rumah.
Kesalahan kecil tersebut tidak hanya memengaruhi tampilan ruangan, tetapi juga dapat berdampak pada kebersihan dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal.
Dikutip dari Martha Stewart, berikut tujuh kesalahan yang sering dilakukan saat membersihkan rumah sehingga hasilnya masih kurang maksimal.
Baca Juga:7 Alasan Mengapa Harus Memiliki "Rencana Keluar Rumah" Saat Lulus Perguruan Tinggi Menurut Psikologi
1. Mencampur produk pembersih
Menggunakan beberapa produk pembersih sekaligus mungkin tampak memberikan hasil yang lebih baik.
Tetapi pada kenyataannya, hal itu dapat menyebabkan reaksi kimia berbahaya dan merusak permukaan.
Kesalahan paling umum yang dilakukan adalah mencampur pemutih dengan cuka, amonia, atau bahan pembersih lainnya.
Hal ini dapat melepaskan asap beracun dan merusak permukaan.
Gunakan hanya satu jenis produk pembersih dalam satu waktu. Jika Anda mengganti produk, bilas permukaan dengan air terlebih dahulu hingga bersih.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022