Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Agustus 2025 | 22.36 WIB

Tidur Ringan: Apa Penyebabnya dan Bagaimana Mengatasinya?

Ilustrasi pola tidur tak teratur karena pekerjaan. (Freepik).

JawaPos.com-- Pernah merasa terbangun hanya karena suara kecil atau gerakan ringan di malam hari? Jika ya, bisa jadi kamu adalah tipe tidur ringan.

Menurut Dr. Michael Breus dalam kanal Youtube Sleep Doctor, tidur ringan tidak selalu berarti buruk. Namun, ini bisa membuat tidurmu lebih rentan terganggu, sehingga kualitas istirahat pun menurun.

Orang dengan tidur ringan kerap mengalami tidur terfragmentasi, istilah medis untuk kondisi ketika tidur kerap terputus sepanjang malam.

Akibatnya, di siang hari tubuh terasa lesu, konsentrasi menurun, dan produktivitas terganggu.

 Padahal, idealnya kita butuh 7–9 jam tidur berkualitas setiap malam, yang mencakup keempat tahap tidur, termasuk fase non-REM dan REM.

Apa Itu Tidur REM dan Non-REM?

Setiap malam, tubuh bergantian antara dua jenis tidur utama:

  • Tidur REM (Rapid Eye Movement): fase di mana mimpi terjadi dan memori dikonsolidasikan.
  • Tidur non-REM: tubuh benar-benar beristirahat, pernapasan dan detak jantung melambat, dan otak masuk ke dalam tidur yang sangat dalam.

Nah, orang yang tidur ringan cenderung menghabiskan lebih sedikit waktu dalam fase non-REM.

Akibatnya, otak mereka memproduksi lebih sedikit sleep spindle, yaitu gelombang otak yang membantu otak menyaring gangguan eksternal saat tidur. Semakin sedikit sleep spindle, semakin mudah terbangun.

Tidur Ringan dan Kronotipe "Lumba-Lumba"

Dr. Breus mengaitkan tidur ringan dengan salah satu dari empat kronotipe, yaitu lumba-lumba. Orang dengan kronotipe ini biasanya memiliki tidur yang tidak teratur, mudah terjaga, dan merasa lelah di siang hari meskipun sudah tidur cukup.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore