Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Agustus 2025 | 22.35 WIB

Mengapa Kita Sering Merasa Tidak Dihargai oleh Orang Lain? Begini Penjelasan Menurut Psikologi

Psikologi dibalik orang yang merasa tidak dihargai (Apa.org) - Image

Psikologi dibalik orang yang merasa tidak dihargai (Apa.org)

JawaPos.com- Sebagai manusia sosial yang berinteraksi dengan berbagai jenis karakter manusia, kita sering berbenturan dengan sikap orang lain dan harapan kita. Ketika keduanya tak sejalan, terkadang kita merasa kecewa karena tidak dihargai.

Menurut Better Life yang dikutip oleh JawaPos.com, Selasa (5/8/2025), merasa tidak dihargai berarti harga diri dan emosi kita dapat terpengaruh, yang berpotensi menyebabkan diri kita merasa buruk secara psikologi dan menciptakan konflik dalam suatu hubungan.

Contohnya saja, saat kita atau orang lain menunjukkan perasaan terima kasih. Tentunya sikap dan perilaku itu akan dilakukan secara berbeda oleh masing-masing orang.

Baca Juga: Pembawa Kabar Akurat: 8 Weton Ini Punya Kekuatan Firasat yang Kuat, Menurut Primbon Jawa

Sebagian orang terima kasih dilakukan dengan cara sentuhan atau pelukan, ada juga orang yang mengucapkan terima kasih dengan sikap dan perilaku berbeda yang tidak sesuai keinganan kita.

Ketika ucapan terima kasih itu tidak sesuai dengan harapan kita, bisa jadi kita akan merasa dan menganggap tidak dihargai.

Menurut Gary Chapman seorang penulis buku " The 5 Love Languange" dari Amerika mengatakan bahwa setiap bahasa cinta dan kasih sayang akan dilakukan secara berbeda-beda oleh orang lain.

Dalam beberapa kasus nyata, individu tertentu kesulitan untuk menunjukkan rasa terima kasihnya. Kepribadian, faktor keturunan, dan struktur otak dapat mempengaruhi kemampuan ini juga.

Merasa diri kita sering tidak dihargai mungkin terkait dengan pekerjaan ekstra yang Anda lakukan dalam suatu hubungan atau kurangnya timbal balik dari orang lain terhadap kita.

Jika kita merasa tidak dihargai oleh orang lain, mencintai diri sendiri dapat memberikan rasa syukur itu kepada diri sendiri.

Beberapa kegiatan dapat membuat kita lebih optimis dan percaya diri, yakni dengan merawat tubuh, pikiran, dan jiwa kita.

Ada beberapa cara sehat untuk mempraktikkan cinta terhadap diri sendiri, termasuk mindfulness, menulis jurnal, membaca, atau merawat diri.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore