Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Agustus 2025 | 15.04 WIB

7 Ungkapan Keseharian Ini Tunjukkan Pribadi yang Sangat Autentik Menurut Psikologi

Seorang pria dan wanita sedang tersenyum dan berbicara dengan akrab, menggambarkan percakapan yang tulus dan autentik. (Freepik) - Image

Seorang pria dan wanita sedang tersenyum dan berbicara dengan akrab, menggambarkan percakapan yang tulus dan autentik. (Freepik)

JawaPos.com - Pernahkah Anda bertemu orang yang langsung terasa jujur dan tulus saat berbicara? Mereka adalah individu yang otentik. Keaslian ini seringkali terpancar dari cara mereka berkomunikasi sehari-hari.

Sikap otentik ini bukan tentang berpura-pura menjadi diri sendiri, melainkan menghargai kejujuran. Melansir dari Geediting.com Minggu (3/8), ada tujuh frasa yang sering digunakan orang otentik. Ungkapan ini menjadi cerminan nilai-nilai yang mereka pegang.

Berikut adalah tujuh frasa yang mencerminkan keotentikan seseorang:

  1. “Aku mengerti”

Frasa ini sederhana, tetapi menyimpan makna yang mendalam. Frasa ini merupakan pengakuan terhadap perasaan atau sudut pandang orang lain. Orang otentik tidak perlu berpura-pura setuju dengan segala hal yang mereka dengar.

  • “Aku tidak tahu”

  • Mengakui keterbatasan pengetahuan menunjukkan kerendahan hati yang nyata. Ungkapan ini justru membuka lebih banyak peluang untuk belajar. Ini adalah tanda kejujuran yang tulus.

  • “Aku butuh bantuan”

  • Meminta bantuan membutuhkan kerentanan dan keberanian. Orang yang otentik tidak takut terlihat lemah atau kurang mampu. Mereka sadar bahwa kerja sama dan dukungan sangat penting.

  • “Aku menghargai kamu”

  • Frasa ini lebih kuat dari sekadar ucapan terima kasih sederhana. Itu adalah pengakuan yang tulus atas nilai dan keberadaan orang lain. Mengatakan ini dapat membangun koneksi yang kuat.

  • “Aku minta maaf”

  • Meminta maaf adalah bagian penting dari bersikap otentik. Mengakui kesalahan dan mengambil tanggung jawab dapat merusak ego. Namun, permintaan maaf yang tulus justru memperkuat hubungan.

  • “Ceritakan lebih banyak”

  • Frasa ini menunjukkan minat yang tulus untuk memahami orang lain. Ini adalah undangan untuk berbagi lebih dalam. Hal ini menciptakan percakapan yang bermakna.

    Editor: Novia Tri Astuti
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore