
Ilustrasi menjaga kesehatan gigi dan mulut. (Photo by Arvind Philomin/Pexels)
JawaPos.com - Pernah kepikiran enggak sih, kalau kesehatan gigi dan mulut yang kurang baik itu bisa bikin masalah ke mana-mana di tubuh kita? Ternyata, banyak dampaknya.
Menurut artikel dari Hellosehat, ada satu bakteri jahat bernama Porphyromonas gingivalis (Pg). Bakteri ini biang keladinya masalah gusi. Nah, yang lebih mengejutkan, penelitian di jurnal Science Advances tahun 2019 menemukan kalau jumlah bakteri Pg di otak orang yang kena Alzheimer (penyakit pikun) itu lebih banyak daripada orang sehat.
Selain itu, Anda pasti sering dengar soal bau mulut? Seperti yang dijelaskan di Alodokter, kebanyakan bau mulut atau disebut halitosis itu asalnya dari masalah gigi dan mulut kita sendiri. Misalnya, gigi berlubang atau gusi yang bermasalah.
Memang, kalau gigi dan mulut kita tidak terawat, bakteri jahat gampang sekali berkembang biak. Akibatnya, tidak cuma bikin penyakit, tapi juga bisa bikin kita jadi kurang percaya diri, bahkan susah mengunyah makanan dengan nyaman. Kira-kira, Anda sendiri pernah merasa tidak enak saat mengobrol karena bau mulut? Atau jadi malas makan karena gigi sakit?
Menjaga kesehatan gigi dan mulut itu bukan cuma sikat gigi setiap hari saja. Ada beberapa cara lain yang perlu Anda terapkan. Kalau masalah-masalah ini dibiarkan, dampaknya bisa melebar ke mana-mana.
Yuk, kita cari tahu bareng, perawatan gigi dan mulut apa saja yang bisa kita lakukan supaya masalah-masalah tersebut tidak kejadian!
1. Minum Air Putih yang Cukup
Air putih membantu membersihkan sisa makanan dan minuman yang menempel di gigi. Selain itu, minum air juga menghindarkan mulut dari rasa kering yang bisa memicu bau mulut dan gangguan gigi. Jadi, jangan lupa penuhi kebutuhan air setiap hari, ya!
2. Rutin Melakukan Scaling Karang Gigi di Dokter Gigi
Karang gigi bisa menumpuk dan keras sehingga tidak cukup dibersihkan hanya dengan menyikat gigi biasa. Kalau dibiarkan, karang gigi bisa menyebabkan radang gusi, bau mulut, bahkan infeksi serius. Agar terhindar dari masalah ini, lakukan scaling karang gigi secara rutin ke dokter gigi setiap enam bulan.
3. Menyikat Gigi dengan Cara yang Benar
Menyikat gigi bukan hanya soal sering dilakukan, tapi juga tekniknya. Gunakan sikat gigi berbulu lembut, sikat dengan gerakan memutar pelan-pelan selama minimal dua menit. Hindari menyikat terlalu keras agar enamel gigi dan gusi tidak luka.
4. Gunakan Benang Gigi atau Flossing
Masih banyak yang belum terbiasa menggunakan benang gigi. Padahal benang gigi sangat berguna membersihkan sisa makanan dan plak di sela-sela gigi yang sulit dijangkau sikat gigi. Gunakan benang gigi dengan hati-hati supaya tidak melukai gusi, terutama sebelum tidur agar mulut tetap bersih saat istirahat.
5. Mengunyah Permen Karet Bebas Gula

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
