
Ilustrasi. (Pexels.com)
JawaPos.com - Banyak orang merasa telah memenuhi “standar tidur ideal”, tetapi tetap merasa kelelahan sepanjang hari.
Kalau ini terdengar familiar, tubuhmu mungkin sedang berbisik—atau bahkan berteriak—tentang sesuatu yang lebih dalam dari sekadar kurang tidur.
Berikut delapan kemungkinan penyebabnya, beserta langkah-langkah praktis yang bisa dilakukan, seperti dilansir dari VegOut.
Tidur delapan jam tidak selalu berarti tubuh benar-benar beristirahat. Bisa saja sebagian besar malam justru dihabiskan dalam tidur dangkal, bukan fase tidur dalam yang memulihkan.
Cahaya dari layar, berita tengah malam, atau pasangan yang mendengkur bisa membuat otak tetap waspada walaupun mata terpejam.
Coba refleksikan: Apakah kamu mudah tertidur, tetap tertidur, dan hanya bangun saat alarm berbunyi? Jika jawabannya tidak, mungkin saatnya menyusun ulang rutinitas tidur.
Gelapkan kamar, jaga suhu sekitar 18°C, jauhkan gawai dari tempat tidur, dan buat ritual relaksasi sebelum tidur—seperti membaca atau mandi air hangat—agar sistem saraf tahu: ini saatnya istirahat.
2. Jam Biologis yang Kacau
Tubuh suka ritme yang konsisten: terang di pagi hari, redup di malam hari, pola makan dan aktivitas yang bisa ditebak.
Tapi kalau hari kerja tidur pukul 12 malam, lalu akhir pekan berubah jadi pukul 2 pagi—jam internal pun jadi tak keruan. Akibatnya, kamu bisa bangun di fase tidur yang salah dan merasa seperti bangun dari koma, bukan mimpi indah.
Tips ringan: Segera keluar rumah dalam satu jam setelah bangun tidur, meskipun mendung. Cahaya alami membantu menekan melatonin dan mengatur ulang jam tubuh. Malamnya, redupkan lampu 90 menit sebelum tidur untuk efek sebaliknya.
3. Gangguan Tidur yang Tidak Terlihat
"Semakin pendek tidurmu, semakin pendek hidupmu," kata Dr. Matthew Walker, ahli saraf dan penulis Why We Sleep. Tapi bukan hanya soal durasi, sebab tidur yang terputus-putus juga bisa sama buruknya.
Gangguan seperti sleep apnea, sindrom kaki gelisah, atau gerakan tubuh berulang bisa memecah tidur puluhan kali dalam satu jam dan seringkali tidak disadari.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
