
Ilustrasi paprika merah (Freepik)
JawaPos.com – Musim flu meningkatkan kebutuhan tubuh akan asupan bergizi, dan paprika merah menjadi sayuran unggulan untuk memperkuat sistem imun secara alami.
Paprika merah adalah jenis sayuran yang kaya vitamin dan antioksidan, terutama vitamin C dan beta-karoten.
Menurut Kristen Lorenz, ahli diet terdaftar dari Kristen Lorenz Nutrition, paprika merah mengandung lebih banyak vitamin C dibanding buah jeruk dan efektif mendukung sel imun.
Memahami manfaat paprika merah dalam mendukung sistem imun membantu menjaga daya tahan tubuh saat musim flu dan cuaca dingin.
Baca Juga: 7 Manfaat Paprika untuk Kesehatan: Warna Cerah, Kandungan Gizi Luar Biasa!
Berikut paprika merah jadi sayuran terbaik tingkatkan kekebalan tubuh saat flu menurut ahli gizi terdaftar dilansir dari laman Real Simple, Sabtu (19/7):
1. Kaya Vitamin C
Paprika merah mengandung vitamin C dua kali lebih banyak dibanding jeruk dengan ukuran serupa. Kandungan ini mendukung aktivitas sel darah putih yang melawan infeksi.
Vitamin C juga berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan. Nutrisi ini memperkuat lapisan pelindung tubuh seperti kulit dan selaput lendir.
Baca Juga: Mengandung Nutrisi Khusus, Kenali 4 Manfaat Paprika Merah untuk Kesehatan dan Dapat Mencegah Kanker
2. Sumber Beta-Karoten
Warna merah terang paprika menandakan kandungan beta-karoten tinggi, prekursor vitamin A. Vitamin A penting untuk fungsi sel imun seperti sel T dan sel B.
Asupan beta-karoten membantu meningkatkan produksi antibodi. Vitamin ini juga memperkuat lapisan pelindung tubuh terhadap kuman.
3. Kaya Antioksidan Tambahan
Selain vitamin C dan A, paprika merah mengandung vitamin E, folat, serta mineral seperti seng dan selenium. Vitamin E bekerja sama dengan vitamin C untuk melindungi sel imun.
Folat mendukung sintesis DNA dan pematangan sel imun. Seng dan selenium membantu respons imun dan perbaikan jaringan.
4. Mendukung Kesehatan Usus
Paprika merah mengandung serat yang mendukung keseimbangan bakteri usus. Usus sehat penting dalam produksi dan regulasi sistem imun.
Serat juga membantu penyerapan nutrisi lain yang mendukung kekebalan tubuh. Sistem pencernaan yang optimal memperkuat pertahanan tubuh alami.
5. Lebih Unggul dari Paprika Lain
Paprika merah berasal dari tanaman yang sama dengan paprika hijau, kuning, dan oranye. Perbedaannya terletak pada tingkat kematangan, paprika merah dipanen paling akhir.
Proses pematangan meningkatkan kandungan vitamin C dan beta-karoten. Inilah alasan paprika merah dinilai lebih unggul dalam mendukung sistem imun.
6. Cocok sebagai Camilan Sehat
Rasa manis alami paprika merah membuatnya cocok dikonsumsi mentah. Irisan paprika merah dapat dikombinasikan dengan hummus atau salad protein nabati.
Teksturnya yang renyah menambah variasi dalam konsumsi harian. Pilihan ini juga mendukung asupan nutrisi tanpa perlu dimasak.
7. Fleksibel untuk Beragam Masakan
Paprika merah mudah dipadukan ke dalam sup, tumisan, quiche, hingga makanan panggang. Untuk mempertahankan vitamin C, sebaiknya ditambahkan di akhir proses memasak.
Paprika merah juga dapat digunakan sebagai wadah isian dengan bahan tinggi protein. Teknik memanggang membantu mempertahankan rasa dan nilai gizinya.
Paprika merah menawarkan kombinasi nutrisi yang efektif dalam memperkuat sistem imun, menjadikannya pilihan tepat untuk menjaga daya tahan tubuh secara alami.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
