
Ilustrasi belanja online. (pexels)
JawaPos.com - DI dunia dengan kemajuan teknologi sekarang ini, melakukan segalanya secara online sangat mungkin untuk dilakukan. Mulai dari menghubungi orang lain, bahkan sampai membeli suatu barang.
Kemajuan teknologi internet memudahkan manusia untuk membeli banyak hal, mulai dari kebutuhan sehari-hari, elektronik, makanan basah, sampai perabotan rumah tangga. Seseorang bisa membeli melalui aplikasi belanja atau menghubungi penjual secara online untuk dikirim langsung.
Kemudahan belanja online ini tentunya membawa banyak hal baik. Penjual tidak perlu menyewa tempat, pembeli tidak perlu keluar rumah untuk mendapatkan barang, dan banyak kurir mendapatkan ladang pekerjaan.
Selain dampak positif yang ada, ada satu hal yang luput diperhatikan soal belanja online ini. Kemudahan untuk belanja menjadikan orang boros dan belanja secara impulsif. Tinggal klik, barang beberapa hari sudah ada di tangan.
Hal ini tentunya buruk bagi orang dengan pendapatan menengah atau yang sedang ingin berhemat. Dilansir dari Trimbox dan Happy Simple Mom, berikut ini merupakan 7 cara untuk stop belanja online secara impulsif:
1. Beri Jeda Sejenak
Cara pertama untuk stop belanja online secara impulsif adalah dengan memberi jeda sejenak sebelum kamu benar-benar membelinya. Ketika kamu hendak belanja online, kamu mungkin sebenarnya tidak begitu perlu atau menginginkan barang itu.
Kamu bisa mediamkan halaman aplikasi kamu selama beberapa jam bahkan seharian penuh untuk berpikir ulang dan mendinginkan pikiran. Bisa jadi, kamu hanya kalap dan gelap mata sesaat karena melihat barang tersebut menarik untuk dibeli.
2. Letakkan di Keranjang
Cara kedua untuk stop belanja online secara impulsif adalah dengan letakkan barang tersebut di keranjang. Sama seperti cara pertama, kamu bisa meninggalkan barang tersebut di keranjang selama beberapa jam atau bahkan hari.
Sensasi meletakkan barang di keranjang bisa kamu gunakan sebagai peralihan dari membeli barang itu sendiri. Nantinya, kamu bisa mengurungkan niat untuk membeli atau bahkan menghapusnya dari keranjang setelah kamu sadar bahwa kamu tidak benar-benar perlu.
3. Gunakan Bantuan Teknologi
Cara ketiga untuk stop belanja online secara impulsif adalah gunakan bantuan teknologi. Ada dua hal yang bisa kamu gunakan untuk mengendalikan kebiasaan belanja online kamu.
Kamu bisa menggunakan aplikasi khusus yang bisa mengingatkanmu ketika pengeluaranmu melebihi batas. Untuk pembelian di browser, kamu bisa menggunakan extensions yang bisa memberikan peringatan atau menunda kamu sebelum melakukan pembelian.
4. Matikan Notifikasi Belanja.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
