Ilustrasi beras/freepik
JawaPos.com - Maraknya penjualan beras berlabel premium yang ternyata dioplos dengan beras kualitas sedang hingga rendah, yang kini beredar di masyarakat memberikan pertanyaan yang besar bagi pemerintah maupun masyarakat luas.
Pasalnya, mengutip dari jawapos.com beras yang berlabel “premium” tersebut telah memberikan kerugian terhadap konsumen. Masyarakat diibaratkan seperti membeli emas seharga 24 karat padahal yang mereka dapatkan hanya setara dengan emas 18 karat. Artinya, konsumen harus membayar dengan harga yang mahal untuk kualitas yang sebenarnya tidak sesuai.
Berdasarkan informasi dari laman lingkungan.bsip.pertanian.go.
Tingginya kebutuhan ini dapat membuat pasokan beras harus ada dalam jumlah yang besar.
Akibatnya, beras menjadi komoditas utama yang selalu dicari. Muncul juga ungkapan di masyarakat “belum makan kalau tidak pake nasi”.
Ketergantungan ini yang membuka celah bagi produsen yang nakal untuk mengoplos beras demi mendapatkan keuntungan yang berlipat-lipat.
Salah satu cara untuk mengurangi praktik cuang ini adalah dengan mendorong diversifikasi pangan, dengan memperkenalkan bahan makanan pokok alternatif selain beras yang juga mengandung karbohidrat.
Melansir dari laman lingkungan.bsip.pertanian.go.
Ubi gadung
Ubi gadung bisa menjadi alternatif pengganti nasi. Memiliki fungsi yang sama, gadung juga mengandung karbohidrat yang baik.
Ganyong
Umbi ganyong yang tua dapat diolah menjadi berbagai makanan tradisional yang kaya akan karbohidrat. Selain itu, sari patinya juga bisa diambil.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
