
Ilustrasi mengigau saat tidur. (Pexels.com)
JawaPos.com - Berbicara saat tidur terdengar seperti hal sepele, sekadar gumaman acak di tengah malam yang mudah diabaikan. Tapi bagi sebagian orang, itu seperti mimpi yang tak sabar untuk keluar dari kepala.
Kadang terdengar seperti curhat setengah sadar, kadang seperti sandiwara absurd dari pikiran yang lupa kalau tubuh sedang istirahat.
Yang menarik, fenomena ini bukan sekadar kebiasaan aneh. Psikolog dan peneliti tidur menemukan bahwa mereka yang sering mengigau ternyata punya pola kepribadian tertentu yang diam-diam cukup kuat.
Dilansir dari VegOut, berikut ini delapan ciri halus yang sering dimiliki oleh orang-orang yang hobi ‘bicara tengah malam’ tanpa sadar.
1. Menyimpan sisa-sisa emosi lebih banyak dari yang terlihat
Bayangkan danau tenang yang siang harinya terus dilempari kerikil kecil. Riaknya mungkin tidak terlihat, tapi ketika malam tiba, airnya belum juga benar-benar tenang.
Begitulah orang yang mengigau. Mereka tidak selalu terlihat emosional, tapi banyak hal kecil tertahan di bawah permukaan.
Obrolan yang belum selesai, rasa cemas yang belum hilang, atau pikiran-pikiran kecil yang seolah tidak penting tapi sebenarnya membekas.
Saat tidur, semua itu mencuat. Bukan dalam bentuk drama besar, tapi gumaman acak yang justru lebih jujur daripada ekspresi siangnya.
2. Secara alami ekspresif bahkan tanpa sadar
Ada orang yang suka memendam, ada pula yang secara alami suka mengekspresikan perasaan. Pengigau termasuk yang kedua.
Mereka biasanya penuh cerita, suka menggambarkan sesuatu dengan detail, bahkan kadang tanpa sadar ngomong sendiri saat mencuci piring. Pikiran mereka seperti radio yang selalu memutar siaran, meskipun tidak ada yang mendengarkan.
Saat tidur, tombol "off"-nya tidak benar-benar berfungsi. Otak mereka tetap memancar, bahkan saat tubuh sedang istirahat.
3. Pemikir dalam, bukan reaktif
Bukan berarti lambat, tapi otak mereka butuh waktu untuk memproses. Seringkali, hal-hal yang terjadi di siang hari baru dipikirkan sepenuhnya saat malam tiba ketika kesadaran sudah memudar dan filter mental menipis.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
