Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Juni 2025 | 13.02 WIB

Waspada! Ini 10 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dipanaskan Ulang karena Berisiko untuk Kesehatan

ilustrasi Waspada! Ini 10 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dipanaskan Ulang karena Berisiko untuk Kesehatan / freepik - Image

ilustrasi Waspada! Ini 10 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dipanaskan Ulang karena Berisiko untuk Kesehatan / freepik

JawaPos.com - Memanaskan makanan yang tersisa sering dilakukan banyak orang agar lebih praktis dan hemat. Sayangnya, tidak semua jenis makanan aman untuk dipanaskan kembali.

Dilansir dari laman YouTube Kunci Sehat, beberapa makanan justru bisa berubah menjadi racun bila dipanaskan ulang. Kandungan gizi di dalamnya dapat terurai dan menghasilkan zat berbahaya bagi tubuh.

Meskipun rasanya tidak berubah, proses pemanasan ulang dapat memicu reaksi kimia yang membahayakan kesehatan. Berikut adalah sepuluh makanan yang sebaiknya tidak kamu panaskan kembali.

1. Bayam

Bayam mengandung zat besi dan nitrat yang tinggi. Ketika dipanaskan ulang, nitrat tersebut bisa berubah menjadi nitrit dan senyawa karsinogenik yang berisiko menyebabkan kanker.

Oleh karena itu, bayam sebaiknya langsung dihabiskan setelah dimasak, dan tidak disimpan lama untuk dipanaskan kembali.

2. Seledri

Seledri sering digunakan dalam sup dan soto, tetapi mengandung nitrat yang berbahaya jika dipanaskan ulang. Nitrat yang berubah menjadi nitrit dapat membahayakan tubuh.

Cara terbaik mengonsumsinya adalah dalam keadaan segar, atau pastikan menu yang mengandung seledri dihabiskan dalam sekali makan.

3. Kentang

Kentang mengandung vitamin B6 dan C yang bisa berubah menjadi racun bila dipanaskan berulang kali. Proses ini dapat memicu pertumbuhan bakteri Clostridium botulinum yang menyebabkan keracunan.

Kentang sebaiknya disimpan dalam kondisi hangat dan jika ingin dipanaskan, gunakan api kecil di atas wajan, bukan microwave.

4. Jamur

Jamur sangat sensitif terhadap suhu tinggi setelah dimasak. Kandungan proteinnya bisa berubah menjadi racun jika dipanaskan kembali.

Efeknya bisa mengganggu sistem pencernaan, seperti menyebabkan diare dan perut kembung. Lebih baik dikonsumsi segera setelah dimasak.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore