Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 Juni 2025 | 02.23 WIB

Cara Menjaga Fokus Saat Bekerja: Coba Terapin 4 Strategi Deep Work Ini

Cara Menjaga Fokus Saat Bekerja: Coba Terapin 4 Strategi Deep Work Ini - Image

Cara Menjaga Fokus Saat Bekerja: Coba Terapin 4 Strategi Deep Work Ini

JawaPos.com - Di era penuh notifikasi, tab yang tak pernah tertutup, dan gangguan digital dari segala arah, kemampuan untuk benar-benar fokus adalah sebuah keunggulan langka.

Itulah mengapa semakin banyak profesional, kreator, hingga mahasiswa mulai menerapkan prinsip deep work (kerja mendalam) untuk menyelesaikan hal-hal yang benar-benar penting.

Namun kerja mendalam bukan tentang bekerja lebih keras, melainkan bekerja lebih cerdas dalam sistem yang terstruktur. Konsep ini dipopulerkan oleh Cal Newport, yang merancang empat aturan utama kerja mendalam.

Aturan-aturan ini bukan sekadar kebiasaan baik, tapi strategi konkret untuk membentengi fokus, menjaga waktu, dan membangun produktivitas tingkat tinggi.

Berikut ini empat aturan kerja mendalam yang bisa kamu terapkan, disesuaikan dengan realitas kerja digital masa kini, seperti dilansir dari Autonomous.

Aturan #1: Bekerjalah Secara Mendalam

Fokus tingkat tinggi tidak terjadi begitu saja—ia butuh niat dan sistem yang mendukung. Aturan pertama ini menekankan pentingnya menciptakan kondisi agar kamu bisa masuk ke mode kerja mendalam secara konsisten.

Untuk menerapkannya, pertama kamu bisa menjadwalkan waktu kerja mendalam di kalendermu seperti kamu menjadwalkan rapat. Lalu, jaga agar “rapat” ini tidak bisa diganggu gugat.

Kedua, gunakan pemicu seperti menaikkan layar monitor, menyalakan lampu tertentu, atau memakai headphone khusus. Ini akan memberi sinyal ke otak bahwa waktu fokus telah dimulai.

Ketiga, mulailah setiap sesi dengan kebiasaan kecil yang konsisten. Misalnya, menyeduh teh, menutup semua tab yang tidak penting, atau memutar daftar lagu tertentu.

Kerja mendalam juga bisa dibantu secara fisik. Menggunakan kursi ergonomis atau menciptakan ruang kerja khusus (bahkan sekecil sudut tenang di rumah) dapat membuat perbedaan besar dalam menjaga stamina dan mengurangi gangguan.

Aturan #2: Terima Kebosanan

Di tengah banjir konten dan impuls instan, otak jadi terbiasa mencari stimulasi terus-menerus. Padahal, kemampuan untuk bertahan dalam kebosanan justru penting untuk melatih fokus.

Untuk menerapkannya, pertama kamu bisa menyisihkan waktu untuk tidak melakukan apa-apa. Cukup duduk, berjalan santai, atau menatap langit. Biarkan otakmu beristirahat tanpa hiburan.

Kedua, dengan menunda godaan. Saat muncul keinginan mengecek ponsel, coba tunda 10 menit. Ini akan memperkuat ketahanan mentalmu terhadap gangguan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore