Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 15 Juni 2025 | 22.10 WIB

Menurut Psikologi, Ada 6 Bahasa Tubuh yang Mengisyaratkan Seseorang Benar-Benar Senang dengan Kehadiran Anda, Apa Saja?

 

Ilustrasi, bahasa tubuh yang mencerminkan seseorang benar-benar senang dengan kehadiran Anda.( Freepik/ tirachardz.)

JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa canggung ketika bergabung ke sebuah kelompok sosial? Membuat Anda bertanya-tanya apakah Anda diterima atau orang-orang senang dengan kehadiran Anda atau tidak.

Tanpa perlu berkata-kata, mungkin bahasa tubuh mereka dapat menjawabnya. Dilansir JawaPos.com dari geediting pada Minggu (15/6), berikut ini enam bahasa tubuh yang mengisyaratkan bahwa seseorang benar-benar senang dengan kehadiran Anda, perhatikanlah!

1. Senyum Duchenne

Selain jendela jiwa, mata juga menjadi jendela menuju kegembiraan sejati. Senyum Duchenne, melibatkan otot-otot sekitar mulut dan mata jadi indikator kuat untuk melihat apakah seseorang benar-benar senang berada di dekat Anda atau tidak.

Senyum ini ditandai dengan terangkatnya otot-otot pipi yang pada gilirannya menyebabkan kerutan di sekitar mata atau 'garis senyum'. Sementara senyum palsu hanya melibatkan mulut, tidak memiliki kerutan mata yang khas.

Jadi, cari kerutan kecil di sudut mata jika Anda ingin mengetahui apakah seseorang benar-benar senang melihat Anda atau tidak. Ingatlah, senyum sebenarnya tentang mata. 

2. Mencondongkan Badan

Setiap orang pasti memiliki gelembung tak kasat mata di sekelilingnya yang dijaga supaya tetap utuh. Mereka hanya mengizinkan orang untuk masuk kepada siapa yang mereka benar-benar merasa nyaman dan menikmati kebersamaan dengannya.

Salah satu cirinya ialah sedikit mencondongkan badan ketika berbicara. Bahasa tubuh seperti ini merupakan cara alam bawah sadar untuk menunjukkan keterlibatan diri mereka dalam interaksi dan ingin mendengar apa yang Anda katakana.

Mencondongkan badan pun cermin dari minat yang tulus yang berpotensi mengarah pada hubungan yang lebih kuat dan hasil yang positif. Jadi, ketika Anda berbicara dengan seseorang, perhatikan postur tubuhnya.

Apabila mereka mencondongkan tubuhnya, maka mereka sangat menikmati kebersamaan dengan Anda.

3. Meniru Perilaku

Meniru perilaku adalah tanda kuat adanya hubungan dan koneksi, baik meniru bahasa tubuh, ekspresi, atau pola bicara. Tindakan alam bawah sadar ini seperti cara nonverbal untuk mengatakan 'Saya seirama dengan Anda dan Saya mengerti Anda'.

Menurut seorang psikolog berpengaruh, Carl Jung, perilaku meniru merupakan sebuah transformasi yang menandakan kenikmatan sejati atas kebersamaan satu sama lain.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore