Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Juni 2025 | 06.31 WIB

5 Fakta Bahwa Berdoa Bisa Membuat Kesehatan Mental Lebih Baik, Simak!

Ilustrasi umat Muslim berdoa. (Photo by PNW Production/pexels) - Image

Ilustrasi umat Muslim berdoa. (Photo by PNW Production/pexels)

JawaPos.com - Setiap orang yang memiliki keyakinan terhadap agama, pastiny akan menjadikan doa sebagai peranan penting setiap fase kehidupan.

Bahkan setiap ada keinginan sekecil apapun, keyakian seseorang terhadap doa bisa menjadi keajaiban besar.

Berdoa merupakan tanda bahwa kita yakin dengan segala kerendahan hati bahwa Tuhan akan mengabulkan harapan tersebut, yang tentunya hal ini disertai dengan usaha semaksimal mungkin.

Seperti dilansir dari akun Instagram @arsanara.id, Farraas seorang psikolog klinis menuliskan ada 5 fakta mengejutkan bahwa berdoa juga bisa membuat kesehatan mental lebih baik:

1. Berdoa memberikan dukungan sosial meskipun berada dalam kesendirian

Saat berdoa, kita seperti berbicara dengan seseorang yang menemani. Ini memberikan efek serupa dengan dukungan sosial, walaupun dilakukan sendirian.

Selain itu kita juga merasa didengar, dipahami, dan tidak menghadapi masalah sendirian. Sehingga setelah berdoa dapat melegakan pikiran dan hati, serta terasa ada harapan hidup lagi.

2. Berdoa meningkatkan harapan

Menurut Snyder (1991), harapan terdiri dari 3 aspek yakni goals atau tujuan, agency atau keyakinan, dan pathways atau cara mencapainya. Dengan berdoa akan memperkuat harapan dengan membantu kita memperjelas tujuan, serta membantu percaya bahwa solusi akan ditemukan.

3. Berdoa membuat diri lebih tenang

Berdoa yang dilakukan sambil mengatur pernapasan, dapat meningkatkan pelepasan serotonin, neurotransmitter dalam mengatur suasana hati dan keseimbangan emosi.

Saat kita berdoa dengan pola napas yang teratur, sistem saraf parasimpatis diaktifkan sehingga memicu respons relaksasi dan menekankan hormon stres atau kortisol. Hasilnya, kita akan menjadi lebih tenang dan kecemasan berkurang.

4. Berdoa meningkatkan regulasi emosi

Doa memberikan ruang untuk mengekspresikkan amarah dan frustasi dengan aman, tanpa takut dihakimi. Kemudian ini juga membantu kita memproses emosi, bukan untuk menahan atau mengabaikannya hingga meledak.

5. Berdoa mengubah perspektif negatif menjadi positif

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore