
Ilustrasi komunikasi nonverbal. (Freepik)
JawaPos.com – Memahami komunikasi nonverbal dapat meningkatkan kualitas interaksi sosial dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari.
Komunikasi nonverbal merupakan bentuk penyampaian pesan tanpa menggunakan kata-kata secara lisan.
Mengetahui komunikasi nonverbal dapat membantu menghindari salah paham dan memperkuat hubungan sosial secara alami.
Berikut cara efektif memahami 7 komunikasi nonverbal untuk meningkatkan interaksi sosial dan hubungan interpersonal dilansir dari laman Betterhelp, Minggu (1/6):
1. Bahasa Tubuh Mempengaruhi Persepsi
Postur tubuh yang terbuka menunjukkan keterlibatan dalam pembicaraan dan kesediaan untuk bekerja sama. Sebaliknya, tubuh yang tertutup seperti menyilangkan lengan dapat memberi kesan negatif seperti ketidaknyamanan atau penolakan.
Posisi tubuh juga dapat mengisyaratkan kepercayaan diri atau rasa takut. Bahasa tubuh yang tepat dapat menciptakan suasana yang nyaman selama interaksi.
2. Kontak Mata Menunjukkan Perhatian
Melakukan kontak mata dengan frekuensi wajar dapat memperlihatkan ketertarikan dan fokus pada pembicaraan. Terlalu lama menatap bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, sedangkan terlalu sering menghindar dapat diasosiasikan dengan kurang percaya diri.
Sebagian individu, termasuk yang berada dalam spektrum autisme, memiliki cara berbeda dalam menggunakan kontak mata. Menyadari hal ini penting untuk menghindari salah tafsir dalam komunikasi antar individu.
3. Ekspresi Wajah Menyampaikan Emosi
Senyuman, kerutan dahi, dan anggukan kepala dapat memberikan pesan emosional tanpa perlu berbicara. Ekspresi wajah menjadi penanda penting dalam memahami reaksi emosional seseorang terhadap suatu situasi.
Namun, tidak semua ekspresi wajah dapat diartikan secara universal karena bisa berbeda tergantung budaya. Verifikasi melalui komunikasi verbal tetap penting agar makna tidak disalahpahami.
4. Gerakan Tangan Memperkuat Pesan
Isyarat tangan sering kali digunakan untuk menekankan atau memperjelas informasi yang disampaikan. Dalam komunikasi melalui sign language, intensitas gerakan mencerminkan kondisi emosional pembicara.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
