
Seorang pria sedang berlari, (jcomp/freepik)
JawaPos.com - Aktivitas fisik seperti lari sering kali hanya dianggap sebagai kegiatan untuk menjaga kebugaran atau menurunkan berat badan. Padahal, manfaatnya jauh lebih penting, terutama bagi organ vital seperti jantung.
Dikutip Jawa Pos dari laman Connected Cardiology, lari merupakan bentuk latihan kardiovaskular yang sangat baik karena akan memacu kerja jantung.
Seperti olahraga aerobik lainnya, berlari membantu menurunkan tekanan darah dan kolesterol, memperkuat jantung dan pembuluh darah, serta dapat meningkatkan aliran oksigen ke seluruh tubuh.
Sebuah studi pada tahun 2014 menemukan bahwa pelari memiliki kemungkinan 45% lebih rendah untuk meninggal akibat serangan jantung atau stroke dibandingkan mereka yang bukan pelari.
Karena manfaatnya tersebut, lari secara teratur dapat memberikan perlindungan alami terhadap berbagai gangguan kardiovaskular, bahkan menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung.
Berikut lima fakta penting tentang bagaimana lari bisa menjadi penjaga terbaik bagi kesehatan jantungmu:
1. Meningkatkan Sirkulasi Darah secara Optimal
Saat berlari, detak jantung akan meningkat, dan tubuh bekerja lebih keras untuk mengedarkan darah ke seluruh organ.
Proses ini membuat aliran darah menjadi lebih lancar, sehingga jantung dapat memompa lebih banyak darah dengan usaha yang lebih sedikit.
Oksigen dan nutrisi pun tersalurkan secara optimal ke otot dan jaringan tubuh lainnya, termasuk otak. Jantung yang terbiasa dengan kondisi ini akan menjadi lebih kuat dan tahan lama.
Selain itu, peredaran darah yang baik membantu mengurangi risiko pembekuan darah, yang bisa menyebabkan stroke atau serangan jantung.
Dalam jangka panjang, lari secara rutin dapat membantu tubuh untuk menjaga elastisitas pembuluh darah dan mencegah penyumbatan arteri.
2. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung secara Signifikan
Banyak studi yang menyebutkan bahwa pelari memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung koroner dibandingkan mereka yang tidak berolahraga. Bahkan dengan durasi lari yang tidak terlalu lama, manfaatnya tetap akan terasa.
Lari akan membantu menjaga kadar kolesterol tubuh tetap seimbang, dengan kolesterol jahat (LDL) akan ditekan, sementara kolesterol baik (HDL) meningkat.
Hal ini penting karena jika didiamkan, LDL dapat menumpuk di dinding arteri dan menyebabkan penyempitan yang berujung pada serangan jantung.
Lari juga dapat menstimulasi tubuh untuk memecah trigliserida yaitu lemak dalam darah yang bila berlebihan bisa memicu masalah kardiovaskular.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
