Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Mei 2025 | 06.11 WIB

Tak Hanya Bikin Bugar, Lari Ternyata Memberi Manfaat Besar bagi Kesehatan Jantung, ini 5 Faktanya!

Seorang pria sedang berlari, (jcomp/freepik) - Image

Seorang pria sedang berlari, (jcomp/freepik)

JawaPos.com - Aktivitas fisik seperti lari sering kali hanya dianggap sebagai kegiatan untuk menjaga kebugaran atau menurunkan berat badan. Padahal, manfaatnya jauh lebih penting, terutama bagi organ vital seperti jantung.

Dikutip Jawa Pos dari laman Connected Cardiology, lari merupakan bentuk latihan kardiovaskular yang sangat baik karena akan memacu kerja jantung.

Seperti olahraga aerobik lainnya, berlari membantu menurunkan tekanan darah dan kolesterol, memperkuat jantung dan pembuluh darah, serta dapat meningkatkan aliran oksigen ke seluruh tubuh.

Sebuah studi pada tahun 2014 menemukan bahwa pelari memiliki kemungkinan 45% lebih rendah untuk meninggal akibat serangan jantung atau stroke dibandingkan mereka yang bukan pelari.

Karena manfaatnya tersebut, lari secara teratur dapat memberikan perlindungan alami terhadap berbagai gangguan kardiovaskular, bahkan menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung.

Berikut lima fakta penting tentang bagaimana lari bisa menjadi penjaga terbaik bagi kesehatan jantungmu:

1. Meningkatkan Sirkulasi Darah secara Optimal
Saat berlari, detak jantung akan meningkat, dan tubuh bekerja lebih keras untuk mengedarkan darah ke seluruh organ.

Proses ini membuat aliran darah menjadi lebih lancar, sehingga jantung dapat memompa lebih banyak darah dengan usaha yang lebih sedikit.

Oksigen dan nutrisi pun tersalurkan secara optimal ke otot dan jaringan tubuh lainnya, termasuk otak. Jantung yang terbiasa dengan kondisi ini akan menjadi lebih kuat dan tahan lama.

Selain itu, peredaran darah yang baik membantu mengurangi risiko pembekuan darah, yang bisa menyebabkan stroke atau serangan jantung.

Dalam jangka panjang, lari secara rutin dapat membantu tubuh untuk menjaga elastisitas pembuluh darah dan mencegah penyumbatan arteri.

2. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung secara Signifikan
Banyak studi yang menyebutkan bahwa pelari memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung koroner dibandingkan mereka yang tidak berolahraga. Bahkan dengan durasi lari yang tidak terlalu lama, manfaatnya tetap akan terasa.

Lari akan membantu menjaga kadar kolesterol tubuh tetap seimbang, dengan kolesterol jahat (LDL) akan ditekan, sementara kolesterol baik (HDL) meningkat.

Hal ini penting karena jika didiamkan, LDL dapat menumpuk di dinding arteri dan menyebabkan penyempitan yang berujung pada serangan jantung.

Lari juga dapat menstimulasi tubuh untuk memecah trigliserida yaitu lemak dalam darah yang bila berlebihan bisa memicu masalah kardiovaskular.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore