Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Mei 2025 | 00.10 WIB

8 Cara Ampuh Usir Bau Ketiak Membandel, Nomor Terakhir Jarang Diketahui!

ilustrasi 8 Cara Ampuh Usir Bau Ketiak Membandel, Nomor Terakhir Jarang Diketahui! / freepik - Image

ilustrasi 8 Cara Ampuh Usir Bau Ketiak Membandel, Nomor Terakhir Jarang Diketahui! / freepik

JawaPos.com - Bau ketiak merupakan salah satu permasalahan kebersihan tubuh yang sering menurunkan rasa percaya diri.

Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan pribadi, tetapi juga dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi orang di sekitar.

Dilansir dari kanal YouTube dr. Saddam Ismail, bau ketiak umumnya dipicu oleh interaksi antara keringat dan bakteri yang berkembang di area tersebut. Namun, faktor lain seperti gaya hidup, jenis pakaian, serta makanan pun turut berperan.

Berita baiknya, bau ketiak bisa diminimalisir bahkan diatasi secara menyeluruh dengan langkah-langkah yang tepat. Berikut delapan cara efektif yang bisa Anda coba untuk mengatasi bau ketiak secara aman dan menyeluruh.

1. Gunakan Deodoran dan Antiperspiran

Deodoran membantu menetralisir bau tidak sedap dengan memberikan aroma harum dan menekan pertumbuhan bakteri. Sementara antiperspiran bekerja dengan mengurangi produksi keringat, sehingga area ketiak menjadi lebih kering.

Penggunaan kombinasi keduanya akan memberikan perlindungan ganda. Pilih produk yang sesuai dengan jenis kulit, dan aplikasikan saat kulit dalam keadaan bersih dan kering untuk hasil yang optimal.

2. Rutin Mencukur atau Merapikan Bulu Ketiak

Bulu ketiak yang lebat dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri, terutama ketika bercampur dengan keringat. Hal ini mempercepat munculnya bau tidak sedap meskipun tubuh telah dibersihkan.

Dengan mencukur atau merapikan bulu ketiak secara berkala, kelembapan berkurang dan pertumbuhan bakteri dapat diminimalisir. Gunakan alat cukur bersih dan, bila perlu, aplikasikan antiseptik setelahnya.

3. Pilih Pakaian yang Menyerap Keringat

Bahan pakaian turut memengaruhi sirkulasi udara dan penyerapan keringat di tubuh. Bahan katun, misalnya, dikenal lebih baik dalam menyerap keringat dan menjaga area tubuh tetap sejuk.

Sebaliknya, pakaian berbahan sintetis atau terlalu ketat dapat memerangkap keringat dan memicu bau badan. Pastikan pula untuk menjaga kebersihan pakaian dan hindari pemakaian berulang tanpa dicuci.

4. Hindari Obat-obatan Tertentu Tanpa Pengawasan Dokter

Beberapa jenis obat seperti antihipertensi atau antidepresan dapat memicu hiperhidrosis, yaitu kondisi di mana tubuh memproduksi keringat secara berlebih. Keringat berlebih ini rentan menimbulkan bau badan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore