Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 26 April 2025 | 03.59 WIB

7 Kalimat Pasif-Agresif yang Kedengarannya Ramah tapi Diam-diam Menyakitkan Hati

Ilustrasi seseorang yang mengucapkan kalimat pasif-agresif yang kedengarannya ramah tapi diam-diam menyakitkan hati - Image

Ilustrasi seseorang yang mengucapkan kalimat pasif-agresif yang kedengarannya ramah tapi diam-diam menyakitkan hati

JawaPos.com - Pernahkah kamu mendengar seseorang berkata sesuatu yang terdengar ramah, tapi entah kenapa itu justru terasa menyakitkan?

Kalimat seperti itu sering kali termasuk dalam kategori pasif-agresif, yakni gaya bicara yang terdengar sopan di luar, tapi sebenarnya menyimpan sindiran atau kritik tersembunyi.

Banyak orang menggunakan kalimat pasif-agresif ini untuk menyampaikan rasa tidak suka atau rasa jengkel, tanpa harus terlihat kasar.

Dilansir dari laman Personal Branding Blog pada Jumat (25/4), berikut merupakan 7 kalimat pasif-agresif yang kedengarannya ramah tapi diam-diam menyakitkan hati.

1. "Aku cuma bercanda, santai aja!"

Kalimat ini sering kali digunakan setelah seseorang mengucapkan sesuatu yang menyakitkan hati orang lain, dan ketika orang tersebut bereaksi, mereka akan mengatakan "santai aja" atau "cuma bercanda" untuk meredakan ketegangan.

Ini adalah cara mereka untuk melarikan diri dari tanggung jawab atas kata-kata mereka yang bisa dianggap kasar atau menyakitkan.

Yang lebih buruk lagi, setelah itu mereka bisa mengalihkan perhatian ke kita, seolah-olah kita yang terlalu sensitif, bukan mereka yang berkata menyakitkan.

Kalimat ini sering kali digunakan untuk menutupi tindakan mereka yang tidak pantas dan membuat kita merasa bingung dengan perasaan kita sendiri.

Hal ini membuat kita ragu apakah kita berlebihan dalam merespons atau memang kata-kata mereka yang tidak tepat.

2. "Tidak bermaksud menyinggung, tapi..."

Kalimat ini hampir selalu diikuti oleh kritik atau komentar yang tidak enak didengar. Ketika seseorang mengatakan "Tidak bermaksud menyinggung," kita tahu bahwa mereka sedang bersiap untuk mengatakan sesuatu yang mungkin akan membuat kita tersinggung.

Ini adalah cara mereka untuk mencoba membenarkan kritik atau kata-kata kasar mereka, dengan harapan bahwa kita tidak akan terlalu marah karena mereka sudah mengingatkan kita sebelumnya.

Namun, kenyataannya kalimat ini hanya membuat mereka tampak seolah-olah mencoba untuk tidak bertanggung jawab atas perasaan kita. Ini adalah taktik untuk menghindari konsekuensi dari ucapan mereka.

3. "Kamu sangat beruntung..."

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore