
Ilustrasi makanan harian yang diam-diam jadi pemicu kentut berlebih
JawaPos.com - Meski kentut adalah hal yang sangat wajar dan merupakan tanda sistem pencernaan bekerja dengan baik, terlalu sering kentut bisa membuat kita tidak nyaman, bahkan malu di situasi tertentu.
Tanpa disadari, beberapa makanan sehat yang biasa kita konsumsi setiap hari ternyata bisa memicu produksi gas berlebih di dalam perut.
Bukan karena makanannya buruk, tapi karena kandungan serat, gula alami, atau senyawa tertentu di dalamnya yang sulit dicerna oleh tubuh.
Artikel ini akan membahas beberapa jenis makanan harian yang diam-diam menjadi penyebab utama kentut berlebihan. Jadi, jika kamu merasa sering bergas atau kentut tanpa alasan yang jelas, bisa jadi salah satu makanan berikut adalah pemicunya.
Dilansir dari laman Men's Health pada Sabtu (19/4), berikut merupakan 9 makanan harian yang diam-diam jadi pemicu kentut berlebih.
1. Sayuran Brokoli, Kembang Kol, Kol
Sayuran seperti brokoli, kembang kol, dan kol memang sangat baik untuk kesehatan karena kaya akan serat dan vitamin. Namun, jenis sayuran ini juga mengandung serat yang sulit dicerna oleh tubuh.
Saat serat ini sampai di usus besar, bakteri di sana akan memecahnya dan menghasilkan gas sebagai hasil sampingan.
Inilah alasan mengapa setelah makan sayur-sayuran ini, banyak orang merasa perutnya bergas dan sering kentut.
Meskipun begitu, bukan berarti kamu harus menghindarinya, cukup konsumsi dengan porsi wajar dan imbangi dengan minum air putih yang cukup.
2. Susu, Keju, dan Yogurt
Produk susu seperti susu cair, keju, dan yogurt mengandung laktosa, yaitu jenis gula alami.
Namun, banyak orang, terutama saat sudah dewasa, tidak memiliki cukup enzim laktase yang dibutuhkan untuk mencerna laktosa.
Akibatnya, laktosa yang tidak tercerna ini akan masuk ke usus besar dan difermentasi oleh bakteri, yang kemudian menghasilkan gas dan menimbulkan rasa kembung, kentut, atau bahkan sakit perut.
Jika kamu sering mengalami hal ini, bisa jadi kamu sensitif terhadap laktosa, dan bisa mencoba produk bebas laktosa.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
