Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Maret 2025 | 18.10 WIB

Perempuan yang Ribet dan Mudah Tersinggung Biasanya Menunjukkan 8 Sikap Ini Menurut Psikologi, Salah Satunya Suka Merasa Sebagai Korban

Ilustrasi seseorang yang sangat sensitif dan mudah tersinggung oleh perkataan. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang sangat sensitif dan mudah tersinggung oleh perkataan. (Freepik)

JawaPos.com – Berhadapan dengan perempuan yang ribet dan mudah tersinggung bisa menjadi tantangan tersendiri. Namun, memahami alasan di balik perilaku mereka bisa membantu anda merespons dengan lebih bijak.

Yang paling penting, jangan biarkan perilaku mereka membuat anda merasa kurang berharga. Kendalikan cara anda bereaksi dan selalu prioritaskan kesejahteraan emosional anda sendiri.

Namun, ini bukan sekadar tentang seseorang yang sedang mengalami hari buruk. Dalam banyak kasus, ini adalah pola perilaku yang sudah tertanam dan bisa dipengaruhi oleh banyak faktor psikologis. 

Memahaminya tidak selalu membuat situasi menjadi lebih mudah, tetapi bisa membantu kita menghadapi situasi ini dengan lebih baik.

Dikutip dari Small Business Bonfire, Senin (17/3), berikut ini adalah beberapa perilaku yang sering ditemukan pada perempuan yang ribet dan mudah tersinggung menurut psikologi.

1) Suasana hati yang berubah-ubah

Pernah merasa seperti berhadapan dengan seseorang yang suasana hatinya berubah secepat kilat? Satu saat dia ceria, lalu tiba-tiba marah tanpa alasan yang jelas.

Psikologi menunjukkan bahwa perubahan emosi yang tidak terduga ini bisa disebabkan oleh stres, kecemasan, atau bahkan gangguan kepribadian. Ini bukan tentang Anda, tapi tentang dirinya dan apa yang sedang dia hadapi.

2) Terlalu sopan

Sopan santun adalah hal yang baik, tapi kalau berlebihan bisa menjadi cara seseorang menyembunyikan perasaan sebenarnya.

Sikap terlalu ramah bisa menjadi bentuk agresi pasif—seolah-olah ada batasan tak terlihat yang sengaja dibuat untuk menjaga jarak dengan orang lain.

Jika anda merasa ada seseorang yang terlalu sopan hingga terasa "dingin" dan tidak tulus, mungkin itu adalah caranya melindungi diri dari keterikatan emosional yang lebih dalam.

3) Selalu mengkritik

Berada di dekat orang yang terus-menerus mengkritik bisa sangat melelahkan. Tidak peduli apa yang anda lakukan, selalu saja ada yang salah di matanya.

Menurut penelitian, orang yang terlalu sering mengkritik biasanya memiliki tingkat ketidakpercayaan diri yang tinggi. Mereka cenderung memproyeksikan ketidakpuasan terhadap diri sendiri ke orang lain sebagai mekanisme pertahanan.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore