
Ilustrasi seseorang yang sangat tidak bahagia dalam hidupnya. (Freepik)
JawaPos.com - Manusia memang kompleks. Apa yang mereka katakan terkadang berbeda jauh dari apa yang benar-benar mereka rasakan. Salah satu cara paling jelas untuk mengetahui perasaan seseorang adalah melalui bahasa tubuh mereka.
Ketika seseorang merasa tidak bahagia tetapi berusaha menyembunyikannya, tubuh mereka sering kali menunjukkan tanda-tanda halus. Jika kamu jeli, tanda-tanda ini bisa memberikan gambaran tentang apa yang sebenarnya mereka alami.
Dilansir dari Geediting pada Kamis (13/3), berikut adalah tujuh tanda bahasa tubuh yang sering ditunjukkan oleh seseorang yang sangat tidak bahagia, meskipun mereka berusaha menutupinya.
Senyum biasanya dianggap sebagai tanda kebahagiaan. Namun, tidak semua senyum mencerminkan perasaan yang tulus. Senyum yang tulus melibatkan seluruh wajah, terutama mata. Saat seseorang benar-benar bahagia, sudut mata mereka akan berkerut membentuk garis tawa alami.
Sebaliknya, orang yang merasa tidak bahagia cenderung hanya tersenyum dengan mulut, sementara mata mereka tetap datar dan kosong. Senyum ini terasa kaku dan seolah-olah hanya menjadi topeng untuk menutupi perasaan sesungguhnya.
Jika kamu memperhatikan seseorang sering tersenyum seperti ini, ada kemungkinan mereka sedang menyembunyikan ketidakbahagiaan di balik ekspresi ramah tersebut.
Baca Juga: Sering Mengkritik Diri Sendiri: 7 Tanda Bahaya yang Menunjukkan Perilaku Toxic Terhadap Diri Sendiri
Kontak mata bisa menjadi jendela untuk melihat emosi seseorang. Orang yang merasa nyaman dan bahagia biasanya tidak keberatan menatap langsung lawan bicaranya.
Sebaliknya, mereka yang sedang berjuang dengan perasaan tidak bahagia cenderung menghindari tatapan langsung. Mereka lebih sering melihat ke bawah, ke samping, atau ke arah lain saat berbicara.
Perilaku ini bisa menjadi tanda bahwa mereka merasa cemas, sedih, atau ingin menyembunyikan sesuatu. Jika seseorang yang biasanya percaya diri mulai menghindari kontak mata, itu bisa menjadi sinyal bahwa ada sesuatu yang mengganggu pikiran mereka.
Cara seseorang membawa dirinya bisa mencerminkan suasana hati mereka. Saat merasa bahagia dan percaya diri, seseorang biasanya berdiri tegak dengan bahu terbuka dan kepala terangkat.
Namun, orang yang merasa tidak bahagia cenderung memiliki postur tubuh yang membungkuk. Bahu mereka merosot ke bawah, kepala menunduk, dan gerakan mereka tampak lesu.
Penelitian menunjukkan bahwa postur tubuh yang buruk bisa memperkuat emosi negatif. Jika kamu melihat seseorang sering berjalan dengan tubuh membungkuk, ada kemungkinan mereka sedang mengalami tekanan emosional yang mendalam.
Baca Juga: Sering Mengkritik Diri Sendiri: 7 Tanda Bahaya yang Menunjukkan Perilaku Toxic Terhadap Diri Sendiri
Gelisah atau melakukan gerakan kecil secara berulang—seperti mengetuk jari, menggigit kuku, atau memutar-mutar pulpen—bisa menjadi tanda ketidakstabilan emosional.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
