
ilustrasi. (pexels.com)
JawaPos.com - Stres tidak hilang begitu saja saat kita meninggalkan kantor atau menyelesaikan daftar tugas harian. Sering kali, ia masih mengikuti kita hingga malam hari, menyelinap ketika kita seharusnya beristirahat.
Namun, bagi mereka yang memiliki manajemen stres yang baik, malam hari bukan saatnya untuk khawatir, melainkan momen mengisi energi untuk hari esok.
Dilansir dari Blog Herald pada Rabu (12/3), inilah tujuh kebiasaan malam yang bisa kamu coba untuk menciptakan hidup lebih tenang dan meningkatkan kesehatan mental.
1. Mereka Memberi Batasan yang Jelas antara Rumah dan Pekerjaan
Sekalipun pekerjaan menuntut dan jadwal padat, orang dengan manajemen stres yang baik tidak membiarkan tanggung jawab pekerjaan menguasai waktu pribadinya.
Mereka melakukan transisi mental sebelum benar-benar bersantai. Mungkin dengan berjalan kaki sebentar, mendengarkan lagu yang menenangkan, atau sekadar menarik napas dalam-dalam sebelum masuk ke rumah.
Menjaga jarak dari pekerjaan sangat penting untuk kesejahteraan mental. Mungkin kamu tergoda untuk sekadar memeriksa satu email lagi, tapi membiarkan pekerjaan masuk ke dalam waktu istirahat justru bisa meningkatkan tekanan.
Ritual kecil seperti mengganti pakaian kerja, menyeduh teh, atau melakukan peregangan dapat membantu otak beralih dari “mode kerja” ke “mode rileks.”
2. Mereka Selalu Merencanakan Tidur Nyenyak
Tidur yang berkualitas bukanlah kebetulan. Orang yang mampu mengelola stres dengan baik menjadikan tidur sebagai prioritas utama.
Mereka tidak asal tidur setelah menggulir ponsel selama berjam-jam, tetapi menciptakan suasana yang nyaman—meredupkan lampu, menonaktifkan notifikasi yang tidak penting, atau mendengarkan musik yang menenangkan.
Jadwal tidur yang konsisten (tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari) membantu tubuh mengatur ritmenya. Jika stres kronis menyerang, tubuh bisa kehilangan keseimbangannya. Maka, tidur yang cukup dan berkualitas adalah kunci untuk hidup lebih tenang dan menjaga kesehatan mental.
3. Merenung Tanpa Terlalu Dalam Memikirkannya
Ada perbedaan antara sekadar refleksi dan merenung berlebihan. Orang yang mampu menangani stres dengan baik sering melakukan tinjauan singkat tentang hari mereka—tanpa terjebak dalam kekhawatiran berlebihan.
Merenungkan kejadian secara berlebihan justru membuat stres bertambah, seolah-olah kamu mengalami kembali momen-momen menegangkan itu. Sebaliknya, refleksi singkat dengan sikap mental “terima kasih atas pelajarannya, sampai jumpa besok” akan membantu kamu melepaskan beban sebelum tidur.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
