Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Maret 2025 | 17.19 WIB

9 Kebiasaan Sepele yang Bisa Membuat Orang Menjauh dari Anda, Cara Mudah Menghindarinya untuk Membangun Hubungan yang Lebih Baik

Ilustrasi kebiasaan sepele yang membuat orang menjauh. (freepik). - Image

Ilustrasi kebiasaan sepele yang membuat orang menjauh. (freepik).

JawaPos.com-Mengapa Kesannya Penting? Dalam kehidupan sosial, kita sering kali menilai seseorang dalam hitungan detik. Terkadang, bukan tindakan besar yang membuat orang lain menjauh, tetapi kebiasaan kecil yang tanpa sadar kita lakukan.

Berita baiknya? Kebiasaan ini bisa diperbaiki dengan mudah. Dengan memahami dan menghindari perilaku-perilaku tertentu, kita dapat membangun hubungan yang lebih baik dan meningkatkan kesan pertama kita.

Dilansir JawaPos.com dari laman Geediting.com pada Sabtu, 8 Maret 2025. Berikut adalah sembilan kebiasaan kecil yang dapat membuat orang tidak menyukai Anda hampir seketika:

1) Terus-Menerus Mengganggu Orang Lain


Kita semua pernah merasakan dorongan untuk menyela ketika berbicara, terutama saat kita memiliki sesuatu yang menarik untuk dikatakan. Namun, kebiasaan ini bisa membuat orang merasa tidak dihargai dan diabaikan.

Saat Anda terus-menerus menyela, ini menunjukkan bahwa Anda lebih peduli untuk didengar daripada mendengarkan. Orang lain mungkin mulai merasa frustrasi dan enggan berbicara dengan Anda.

Cara Memperbaiki:

Latih diri untuk mendengarkan secara aktif.

Tunggu jeda alami dalam percakapan sebelum berbicara.

Gunakan teknik reflektif, seperti mengulangi poin utama lawan bicara sebelum menanggapi.

2) Terlalu Sering Melihat Ponsel Saat Berbicara

Di era digital, sulit untuk menjauh dari ponsel kita. Namun, memeriksa ponsel saat berbicara dengan seseorang dapat memberi kesan bahwa Anda tidak benar-benar tertarik pada percakapan.

Ketika seseorang berbicara dengan Anda, tetapi perhatian Anda terbagi pada layar, mereka akan merasa tidak dihargai. Ini bisa membuat hubungan Anda dengan mereka menjadi lebih renggang.
 
Baca Juga: Hati-Hati dengan Dua Wajahnya: Pria yang Terlihat Karismatik di Depan Umum tapi Bersikap Menyakitkan dalam Hubungan Pribadi

Cara Memperbaiki:

Saat berbicara dengan seseorang, letakkan ponsel di luar jangkauan.

Berikan perhatian penuh pada lawan bicara.

Jika harus melihat ponsel (misalnya untuk hal mendesak), minta izin lebih dulu.

3) Menghindari Kontak Mata

Kontak mata adalah salah satu cara paling kuat untuk menunjukkan bahwa Anda memperhatikan dan peduli dengan orang lain. Ketika seseorang menghindari kontak mata, mereka bisa dianggap kurang percaya diri, tidak tertarik, atau bahkan tidak jujur.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mempertahankan kontak mata dengan baik sering dianggap lebih dapat dipercaya dan menarik. Namun, kontak mata yang berlebihan juga bisa terasa mengintimidasi.

Cara Memperbaiki:

Latih diri untuk melakukan kontak mata selama 3-5 detik sebelum mengalihkan pandangan.

Gunakan kontak mata secara alami dan tidak berlebihan.

Saat mendengarkan, cobalah untuk tetap fokus pada mata lawan bicara.

4) Selalu Berusaha Mengungguli Cerita Orang Lain

Apakah Anda mengenal seseorang yang selalu punya cerita yang "lebih baik"? Jika seseorang berbicara tentang perjalanannya ke luar negeri, orang ini akan langsung menyebutkan bahwa mereka pernah bepergian ke lebih banyak negara. Jika seseorang berbicara tentang pencapaian mereka, orang ini akan langsung berbagi pencapaian yang lebih besar.

Meskipun niatnya mungkin hanya untuk berhubungan, kebiasaan ini bisa membuat orang lain merasa diremehkan dan tidak dihargai.

Cara Memperbaiki:

Alih-alih mengungguli cerita orang lain, tunjukkan minat dengan bertanya lebih lanjut.

Jangan merasa harus selalu berbagi pengalaman pribadi setiap saat.

Beri kesempatan pada orang lain untuk menikmati momen mereka.

5) Memberikan Nasihat yang Tidak Diminta

Kadang-kadang, orang hanya ingin didengarkan, bukan diberi solusi. Memberikan nasihat yang tidak diminta dapat membuat seseorang merasa diremehkan atau dihakimi, seolah-olah mereka tidak cukup cerdas untuk menyelesaikan masalahnya sendiri.

Cara Memperbaiki:

Sebelum memberikan nasihat, tanyakan, "Apakah kamu ingin saran atau hanya ingin berbicara?"

Jika seseorang hanya ingin berbagi, cukup dengarkan dan berikan dukungan emosional.

6) Lupa Mengucapkan "Terima Kasih"

Rasa syukur adalah hal sederhana yang sering diabaikan. Jika Anda jarang mengucapkan "terima kasih", orang lain mungkin merasa usaha mereka tidak dihargai.

Dalam hubungan sosial dan profesional, ucapan terima kasih bisa membuat orang merasa dihargai dan dihormati. Tanpa itu, mereka bisa merasa diremehkan.
 
Baca Juga: 8 Tanda Pria Sedang Tidak Bahagia tapi Terlalu Terkekang Emosinya untuk Mengakuinya, Kenali Isyarat Tersembunyi

Cara Memperbaiki:

Biasakan mengucapkan "terima kasih" secara tulus.

Tunjukkan apresiasi dalam tindakan kecil, seperti mengirim pesan atau memberi senyuman.

7) Selalu Datang Terlambat

Terlambat tidak hanya membuat Anda tampak tidak profesional, tetapi juga menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap waktu orang lain.

Orang-orang yang selalu terlambat sering kali dianggap tidak dapat diandalkan. Jika ini terjadi berulang kali, orang lain bisa kehilangan kepercayaan dan kesabaran terhadap Anda.

Cara Memperbaiki:

Tetapkan alarm atau pengingat untuk mempersiapkan diri lebih awal.

Prioritaskan waktu dengan baik dan hitung kemungkinan hambatan di perjalanan.

Jika terlambat tidak dapat dihindari, beri tahu orang lain sebelumnya.

8) Hanya Berbicara Tentang Diri Sendiri

Percakapan harusnya berjalan dua arah, tetapi jika Anda hanya berbicara tentang diri sendiri, orang lain akan merasa tidak dihargai dan cenderung kehilangan minat.

Orang-orang lebih suka berbicara dengan seseorang yang menunjukkan ketertarikan pada kehidupan mereka, bukan seseorang yang hanya ingin membahas dirinya sendiri.

Cara Memperbaiki:

Latih diri untuk bertanya lebih banyak dan mendengarkan lebih banyak.

Gunakan teknik mendengarkan aktif, seperti mengangguk atau memberikan tanggapan singkat.

Tanyakan tentang pengalaman dan pendapat orang lain.

9) Selalu Bersikap Negatif

Orang yang terus-menerus mengeluh atau memiliki pandangan negatif bisa menjadi energi yang menguras bagi orang di sekitarnya. Jika Anda selalu berfokus pada hal-hal buruk, orang-orang akan cenderung menjauh.

Negativitas itu menular. Jika Anda terlalu sering mengeluh, mengkritik, atau selalu melihat sisi buruk dari segala hal, orang lain akan mulai menghindari Anda.

Cara Memperbaiki:

Fokus pada solusi daripada masalah.

Coba temukan hal positif dalam setiap situasi.

Latih rasa syukur dengan mencatat hal-hal baik setiap hari.

Kebiasaan kecil ini mungkin tampak sepele, tetapi dampaknya bisa sangat besar dalam kehidupan sosial dan profesional Anda. Dengan menyadari dan mengubah kebiasaan ini, Anda bisa menjadi seseorang yang lebih menyenangkan untuk diajak berinteraksi.

Mulailah dengan langkah kecil—dengarkan lebih baik, berikan perhatian penuh pada orang lain, dan tunjukkan rasa hormat. Perubahan kecil ini bisa membawa perbedaan besar dalam cara orang melihat dan merespons Anda.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore