Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Februari 2025 | 05.30 WIB

Ciri-ciri Orang Tua yang Selalu Bisa Jadi Panutan bagi Anaknya: Ini 7 Kesalahan yang Tak Pernah Mereka Lakukan!

Ilustrasi pola asuh orang tua yang baik. (Freepik) - Image

Ilustrasi pola asuh orang tua yang baik. (Freepik)

JawaPos.com - Menjadi orang tua yang dihormati dan dijadikan panutan oleh anak bukanlah hal yang mudah terjadi begitu saja.

Ini adalah hasil dari sikap, kebiasaan, dan nilai-nilai yang ditanamkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Anak-anak memperhatikan setiap tindakan dan kata-kata orang tua mereka, sehingga apa yang kita lakukan sering kali lebih berpengaruh daripada apa yang kita ucapkan.

Orang tua yang benar-benar menjadi teladan bagi anak-anak mereka memiliki prinsip kuat dalam mendidik, salah satunya adalah menghindari kebiasaan yang bisa merusak kepercayaan dan hubungan dengan anak.

Dilansir dari laman Personal Branding Blog pada Rabu (26/2), berikut merupakan 7 kesalahan yang tak pernah dilakukan oleh orang tua yang berhasil jadi panutan bagi anaknya.

1. Membuat Janji yang Tidak Ditepati

Banyak orang tua mungkin menganggap janji kecil bukanlah hal yang penting, seperti mengatakan, “Nanti Ayah/Ibu akan main dengan kamu,” atau “Akhir pekan nanti kita pergi ke taman.”

Namun, jika janji-janji itu sering diucapkan tetapi tidak ditepati, anak-anak akan mulai merasa kecewa dan kehilangan kepercayaan pada Anda.

Dalam pandangan mereka, janji adalah sesuatu yang harus ditepati, bukan sekadar kata-kata kosong. Jika orang tua terus-menerus mengingkari janji, anak akan belajar bahwa kata-kata tidak perlu dipegang teguh.

Lama-kelamaan, mereka bisa kehilangan rasa percaya tidak hanya kepada Anda, tetapi juga kepada orang lain. Jika ingin menjadi panutan bagi anak, biasakan untuk menepati janji.

Jika ada keadaan yang benar-benar tidak bisa dihindari, berikan penjelasan yang jujur dan buatlah kesepakatan baru sebagai bentuk tanggung jawab.

Dengan begitu, anak akan belajar bahwa kepercayaan adalah hal yang berharga dan harus dijaga.

2. Bereaksi dengan Kemarahan daripada Kesabaran

Setiap orang tua pasti pernah merasa lelah, stres, atau sedang tidak dalam kondisi yang baik.

Dalam situasi seperti itu, mudah sekali untuk kehilangan kesabaran saat anak-anak melakukan hal yang mengganggu, seperti menumpahkan makanan, bertanya hal yang sama berulang kali, atau bersikap rewel.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore