
Ilustrasi orang yang bangga dengan diri sendiri. (Freepik)
JawaPos.com – Kita sering kali menjadi pengkritik terburuk bagi diri sendiri. Mudah untuk berfokus pada apa yang belum dilakukan, ketika kita gagal, atau seberapa jauh lagi perjalanan yang harus ditempuh.
Namun, di balik semua itu, ada banyak hal yang sudah anda capai. Dan mungkin tanpa disadari, itu adalah pencapaian dalam hidup yang luar biasa.
Terkadang, penghargaan diri bukan tentang sesuatu yang besar dan spektakuler. Justru, hal-hal kecil yang mencerminkan keberanian, ketahanan, dan kebaikan hati bisa menjadi alasan kuat untuk bangga dengan diri sendiri.
Dilansir dari laman News Reports pada Jumat (21/2), berikut adalah enam pencapaian yang pantas Anda rayakan.
Jika anda pernah mengambil risiko entah itu pindah ke tempat baru, memulai karir yang berbeda, atau sekadar mencoba sesuatu yang membuat anda takut, anda telah mencapai lebih dari yang anda sadari.
Keluar dari zona nyaman bukanlah hal mudah. Ada rasa takut, ada keraguan, ada kemungkinan gagal. Namun, jika anda pernah melangkah ke sesuatu yang baru dan asing, itu adalah bukti keberanian.
Dalam psikologi, keberanian untuk menghadapi ketidakpastian ini disebut dengan growth mindset, pola pikir yang membantu seseorang terus berkembang. Jadi, berikan penghargaan diri atas keberanian anda mengambil langkah pertama.
Kegagalan itu menyakitkan dan tidak ada yang suka mengalaminya. Namun, yang lebih penting dari kegagalan itu sendiri adalah bagaimana anda bangkit kembali.
Pernahkah anda menghadapi kegagalan besar, merasa hancur, lalu perlahan tapi pasti membangun diri kembali? Itu adalah bukti ketahanan mental yang kuat.
Dalam dunia psikologi, ini disebut dengan resilience, suatu kemampuan untuk tetap berdiri meskipun telah jatuh berkali-kali. Jika anda pernah melewati masa sulit dan kembali bangkit, itu adalah pencapaian dalam hidup yang patut dibanggakan.
Saat anda membantu seseorang entah dengan menawarkan dukungan, memberi nasihat, atau sekadar hadir saat mereka membutuhkan, anda tidak hanya membuat hari mereka lebih baik.
Penelitian psikologi menunjukkan bahwa tindakan kebaikan seperti ini meningkatkan kadar serotonin dan dopamin di otak, yang dapat meningkatkan perasaan bahagia dan puas.
Jadi, bukan hanya orang lain yang merasa terbantu, anda pun mendapatkan manfaat dari perbuatan baik tersebut. Tidak semua orang bersedia menolong tanpa pamrih, jadi jika anda pernah melakukannya, berbanggalah.
Dibutuhkan keberanian untuk mengakui ketika sesuatu tidak lagi cocok, dan bahkan lebih banyak keberanian untuk benar-benar melepaskannya.
Apakah anda pernah meninggalkan pekerjaan yang membuat anda tidak bahagia? Mengakhiri hubungan yang tidak sehat? Berhenti dari kebiasaan yang merugikan diri sendiri? Jika jawabannya ya, itu adalah pencapaian besar.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
