
Ilustrasi orang yang sedang membaca email. (Unsplash.com/Windows)
JawaPos.com - Notifikasi email dari kantor, klien, atau langganan kartu kredit, kerap memenuhi ponsel kita. Hingga pada akhirnya menumpuk dan butuh waktu untuk meresponsnya.
Isi dari email biasanya mengandung pesan yang sangat formal, dibandingkan pesan chat biasa. Oleh karena itu perlu banyak berpikir agar tidak menuliskan ucapan yang salah atau tidak sopan.
Dilansir dari laman Small Biz Technology pada Kamis (20/02), orang yang membaca email tapi membutuhkan waktu berminggu-minggu meresponsnya, kerap menunjukkan 7 perilaku ini :
1. Kecenderungan penundaan
Dalam hal tanggapan email, ini adalah sifat umum. Orang yang membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk menanggapi email sering kali menunjukkan kecenderungan penundaan.
Mereka membaca email itu, sepenuhnya berniat untuk membalas, tetapi kemudian mereka menundanya untuk hari lain, hingga pada akhirnya berminggu-minggu.
Ini bukan hanya tentang etiket email. Memahami perilaku ini dapat membantu kita menavigasi hubungan profesional dengan lebih efektif.
Bukan karena orang-orang ini tidak menghargai korespondensi, tetapi mereka mungkin kesulitan dengan manajemen waktu atau memprioritaskan tugas.
2. Tingkat stres yang berlebihan dan tinggi
Bukan karena dia tidak peduli atau tidak mau, tetapi karena dia kewalahan. Tingkat stresnya sangat tinggi dan waktu responsnya sering menderita sebagai hasilnya.
Perilaku ini umum di antara individu yang mengalami stres tinggi atau mereka berurusan dengan beban kerja yang luar biasa. Ini adalah pengingat bahwa terkadang, tanggapan email yang tertunda bukan tentang pengabaian dan lebih banyak tentang seseorang yang berjuang untuk tetap bertahan di tengah tanggung jawab.
3. Preferensi untuk komunikasi tatap muka
Orang lebih cenderung berbohong dalam email daripada dalam percakapan tatap muka. Ini mungkin menjelaskan mengapa beberapa orang menunda tanggapan email mereka.
Orang yang lebih menyukai interaksi langsung cenderung menunjukkan perilaku ini. Mereka membaca email, memahami isinya, tetapi alih-alih segera merespons, mereka mungkin menundanya dan lebih memilih untuk menangani masalah ini secara pribadi atau bahkan melalui panggilan telepon.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
