Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Februari 2025 | 03.56 WIB

Orang yang Menjadi Anti dengan Teknologi Baru Seiring Bertambahnya Usia, Biasanya Menunjukkan 8 Perilaku Ini, Menurut Psikologi

Ilustrasi. (pexels.com) - Image

Ilustrasi. (pexels.com)

JawaPos.com - Teknologi terus berkembang dengan kecepatan yang luar biasa. Dari smartphone canggih hingga kecerdasan buatan, inovasi baru bermunculan hampir setiap hari. 

Namun, tidak semua orang antusias mengikutinya. Sebagian dengan mudah beradaptasi, berapa pun usianya, sementara yang lain justru semakin anti dengan teknologi baru seiring bertambahnya usia.

Psikologi menjelaskan bahwa ada alasan di balik fenomena ini. Perubahan bisa terasa menakutkan, apalagi jika seseorang sudah nyaman dengan kebiasaan lamanya. Dan biasanya, mereka yang menolak perkembangan teknologi menunjukkan pola perilaku tertentu. 

Dilansir dari laman News Reports pada Selasa (18/2) berikut delapan tanda yang sering muncul.

1. Menganggap Teknologi Baru Tidak Diperlukan

Seiring bertambahnya usia, orang cenderung lebih menghargai rutinitas dan merasa nyaman dengan cara lama. Teknologi baru, bagi mereka, bukanlah peningkatan, melainkan gangguan yang tidak perlu. 

Ketika sudah bertahun-tahun terbiasa melakukan sesuatu dengan cara tertentu, sulit membayangkan metode lain yang lebih efisien. Padahal, banyak inovasi justru hadir untuk mempermudah kehidupan. Masalahnya, mereka lebih fokus pada kerepotan belajar sesuatu yang baru daripada manfaat jangka panjangnya.

2. Gampang Frustasi dan Menyerah

Pada awalnya, ada sedikit ketertarikan untuk mencoba. Namun begitu menghadapi kesulitan misalnya, aplikasi yang tidak bekerja sesuai harapan, rasa frustrasi langsung muncul. "Ah, ini terlalu ribet," ujarnya sambil menyerah. 

Dalam psikologi, hal ini berkaitan dengan penurunan toleransi terhadap tantangan baru. Seiring bertambahnya usia, kesabaran dalam belajar sistem baru semakin berkurang. Akibatnya, daripada mencari solusi, mereka lebih memilih untuk berhenti mencoba.

3. Terlalu Mengandalkan Orang yang Lebih Muda

Alih-alih mempelajari cara menggunakan teknologi sendiri, mereka lebih suka meminta bantuan anak atau cucu. Awalnya mungkin hanya meminta sedikit panduan, tetapi lama-lama menjadi ketergantungan. 

Dalam psikologi, ini disebut learned helplessness atau "ketidakberdayaan yang dipelajari.” Suatu kondisi ketika seseorang menghindari tantangan hingga akhirnya percaya bahwa mereka memang tidak bisa menghadapinya. Ketika kepercayaan ini semakin kuat, teknologi baru pun terasa semakin sulit didekati.

4. Mereka Membandingkan Segala Sesuatu dengan Masa Lalu

"Saat dulu, semuanya lebih sederhana!" Pernyataan seperti ini sering muncul dari mereka yang anti dengan teknologi baru. Dalam psikologi, ada istilah bias status quo atau kecenderungan untuk lebih memilih hal yang sudah familiar daripada sesuatu yang baru, bahkan jika opsi baru itu sebenarnya lebih baik. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore