Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Februari 2025 | 23.07 WIB

Waspada Hoax! 7 Ciri Berita Palsu yang Beredar di Internet Maupun Media Sosial

Ilustrasi. (pexels.com)

JawaPos.com - Internet dan media sosial adalah tempat di mana informasi bisa menyebar dengan sangat cepat. Namun, inilah masalahnya: tidak semua yang kita baca itu benar. Beberapa informasi bahkan sengaja dibuat untuk menyesatkan. Yang bikin makin sulit, ciri berita palsu di internet sering kali tidak langsung terlihat.

Berita palsu biasanya disajikan dengan cara yang sangat meyakinkan, sehingga banyak orang langsung percaya tanpa berpikir dua kali. Bahkan, hoax bisa menyebar lebih cepat daripada kebenaran karena memanfaatkan emosi dan bias manusia. Jadi, sebelum menekan tombol share, ada baiknya kita mengenali tanda-tandanya.

Dilansir dari laman News Reports pada Selasa (18/2) berikut tanda-tandanya!

1. Judul Dirancang untuk Memicu Reaksi Emosional

Pernah melihat judul berita yang bikin emosi naik atau langsung ingin marah? Nah, itu bisa jadi berita palsu. Berita palsu sering menggunakan bahasa yang berlebihan dan sensasional agar kamu bereaksi sebelum sempat memeriksa kebenarannya. 

Judul seperti “Bukti Tak Terbantahkan!” atau “Kamu Pasti Tidak Percaya Ini!” adalah trik klasik untuk menarik perhatian. Jika sebuah berita membuatmu merasa sangat marah, sangat takut, atau sangat bersemangat, berhentilah sejenak dan periksa dulu kebenarannya.

2. Biasanya Berasal dari Sumber yang Belum Pernah Kamu Dengar

Pernah membaca berita dari situs yang namanya asing di telinga? Banyak berita palsu berasal dari sumber yang tidak jelas atau bahkan dibuat hanya untuk menyebarkan disinformasi. 

Beberapa situs memang didesain agar terlihat profesional, tetapi tidak punya reputasi sebagai media berita yang kredibel. Jadi, sebelum mempercayai informasi dari sumber yang belum dikenal, cek dulu kredibilitasnya.

3. Berita Itu Menegaskan Apa yang Ingin Kamu Percayai

Manusia cenderung lebih mudah percaya pada informasi yang sesuai dengan opini atau keyakinan mereka sebelumnya. Ini yang sering dimanfaatkan oleh penyebar hoax. Jika sebuah berita terasa “terlalu cocok” dengan apa yang kamu yakini, tetaplah skeptis. 

Kebenaran tidak selalu sesuai dengan keinginan kita. Jika berita tersebut tampak sangat mendukung sudut pandangmu tanpa ada keseimbangan informasi, ada kemungkinan itu berita palsu.

4. Tidak Ada Bukti Nyata

Berita yang kredibel selalu menyertakan bukti dalam bentuk data, wawancara dengan ahli, atau sumber yang bisa diverifikasi. Sebaliknya, berita palsu sering membuat klaim besar tanpa dasar.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore