Ilustrasi wanita yang menunda pekerjaannya.
JawaPos.com – Melepaskan kebiasan buruk memang tidak semudah itu, apalagi jika sudah terlalu melekat di dalam diri. Ketahuilah, kalau kamu tidak ada niat merubahnya, kebiasaan tersebut hanya akan menjadi penghambat kesuksesan.
Tak perlu mengkhayal bakal menjadi pemimpin atau miliarder apabila kamu masih melakukan hal-hal yang mengganggu tujuan hidup. Dikutip dari entrepreneur pada Selasa (18/2), hilangkan delapan kebiasan berikut ini sebelum hidupmu semakin terpuruk.
Kebiasaan negatif yang menghancurkan tujuan hidup salah satunya adalah menunda-nunda pekerjaan. Nicholas Chee, founder dari penyedia pelatihan NCH TVET Sdn Bhd, mengatakan perilaku ini hanya akan membuat seseorang kehilangan peluang dan berujung stres.
Disebutkan oleh Nicholas melalui laman Linkedin-nya, menetapkan tujuan, menentukan prioritas, dan memberikan tenggat waktu merupakan cara untuk mengatasi kebiasaan menunda pekerjaan. Mulailah langsung bertindak ketika diberi tanggung jawab dan usahakan berprogres.
Siapa yang bisa seratus persen lepas dari genggaman ponsel, film, dan media sosial? Di zaman serba canggih ini, setiap hari pasti selalu bersinggungan dengan tiga hal tersebut.
Teknologi memang dapat membantu kehidupan sehari-hari, namun jika tenggelam sampai menghabiskan waktu berjam-jam demi memainkan ponsel, menonton film, serta berselancar di media sosial untuk tujuan hiburan semata, ini akan menjadi kebiasaan buruk penghambat kesuksesan.
Produktivitas menurun, waktu berharga pun terbuang percuma. Alhasil, tujuan hidup menuju sukses tak bisa dicapai. Jadi, atur batasan mengenai kapan kamu boleh menyentuh layar demi kebutuhan hiburan.
Pikiranmu terus bekutik pada ketakutan akan kegagalan sehingga menyulitkan langkah ketika dihadapkan pada kesempatan besar. Satu hal yang perlu diingat, gagal tidak berarti dunia akan berakhir, melainkan bagian dari proses belajar menjadi lebih berkembang.
Saat kamu tidak kunjung berani mengambil risiko, saat itu lah kamu akan kehilangan peluang keberhasilan. Ini bukan artinya kamu boleh melangkah tanpa pertimbangan, tetapi perlu juga memperhitungkan segala sesuatu sebelum memutuskan sesuatu.
Menurut Nicholas Chee, berusaha terlalu keras demi membuat orang lain senang malah bakal membuat seseorang jatuh pada kelelahan mental dan produktivitasnya pun menurun. Kamu tak perlu selalu meminta persetujuan ketika ingin membuat keputusan.
Ini hanya akan mengganggu nilai maupun tujuan kamu yang sebenarnya ketika melakukan suatu hal. Biasakan diri untuk mengatakan ‘tidak’ jika memang tidak sesuai dengan apa yang menjadi tujuanmu.
Kebiasaan buruk satu ini sudah jelas akan menghambat tujuan hidup. Pernahkah kamu mendengar kisah orang sukses karena mereka tidak disiplin? Ya, laman Entrepreneur menyebutkan bahwa kedisiplinan diri merupakan kunci keberhasilan.
Tetapkan rutinitas tertentu dan berusaha tanggung jawab untuk menjalaninya sebagai bukti komitmen kuat dari dirimu.
Meremehkan diri sendiri bakal menciptakan hambatan mental sehingga kemajuan pun tersendat. Untuk apa kamu mengatakan ‘bodoh’ atau ‘gagal’ kepada diri sendiri, di saat yang kamu butuhkan adalah keyakinan bisa mencapai tujuan.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
