Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Februari 2025 | 23.11 WIB

8 Tanda Kamu Belum Sembuh dari Luka Masa Kecil, Punya Trust Issue dan Selalu Memprioritaskan Orang Lain

Ilustrasi seorang perempuan yang tengah bersedih. (Yanalya/Freepik) - Image

Ilustrasi seorang perempuan yang tengah bersedih. (Yanalya/Freepik)

JawaPos.com – Kendati mungkin sebagian orang memiliki kemampuan untuk mengatasi pengalaman traumatis, namun luka masa kecil atau inner child cenderung sulit dilupakan, tidak peduli berapa banyak waktu yang telah berlalu dan berapa banyak kerja keras yang dilakukan untuk menyembuhkannya.

Luka inner child ini bisa disebabkan oleh berbagai hal yang menyebabkan rasa traumatis. Menyembunyikan rasa sakit dari luka masa kecil tak akan membuatnya hilang. Justru, rasa itu akan bermanifestasi dalam kehidupan dewasa Anda.

Lantas, apa saja tanda-tanda luka masa kecil yang belum sepenuhnya sembuh di masa dewasa? Seperti dirangkum dari The Sense Hub, berikut ulasan selengkapnya.

1. Anda tidak bisa menerima pujian

Jika Anda tidak bisa menerima pujian atau sanjungan, dan meragukan ketulusan orang yang memberikannya, ini mungkin bisa menjadi cerminan masa kecil Anda. Bisa jadi, Anda jarang mendapatkan pengakuan yang tulus dan positif dari orang-orang di sekitar Anda sejak kecil.

Sehingga, Anda selalu merasa kurang dan meremehkan segala pencapaian Anda saat dewasa. Akibatnya, Anda kerap meragukan ketulusan orang yang memuji pencapaian Anda. Belajar menerima pujian tanpa kecurigaan atau keraguan dapat membantu mengubah cara Anda memandang diri sendiri.

2. Terus-menerus meminta maaf

Meminta maaf berulang kali, bahkan jika Anda tidak menyebabkan kerugian apapun, bisa menjadi salah satu tanda Anda belum sepenuhnya pulih dari luka masa kecil. Hal ini biasanya terjadi karena sejak kecil Anda selalu disalahkan, bahkan untuk kesalahan yang bukan disebabkan oleh Anda.

Ini seperti menginternalisasi gagasan bahwa Anda selalu menjadi orang yang perlu memperbaiki keadaan, dan dampaknya terasa hingga Anda beranjak dewasa.

3. Anda kerap mengabaikan kebahagiaan sendiri

Jika Anda menghabiskan masa kecil Anda untuk selalu mengalah dan memprioritaskan kebahagiaan orang lain dibandingkan diri Anda sendiri, Anda mungkin akan merasa bersalah ketika mengutamakan kebutuhan sendiri ketika dewasa. Ini menjadi salah satu tanda luka masa kecil yang belum sepenuhnya sembuh.

4. Merasa bersalah jika tidak produktif

Jika saat dewasa Anda merasa bersalah karena tidak produktif, mungkin Anda memiliki luka inner child yang belum sembuh total. Ini bisa terjadi ketika Anda dibebankan pada ekspektasi yang tinggi dari keluarga Anda dan kerap dijadikan sebagai ‘contoh’ untuk saudara-saudara Anda. Sehingga, Anda akan merasa bahwa berleha-leha dan beristirahat sejenak membuat Anda tidak layak atau malas.

5. Menetapkan batas tampak aneh bagi Anda

Ketika Anda tidak memiliki batasan yang sehat sejak kecil, sulit untuk mengetahui bagaimana cara menetapkannya saat dewasa. Anda mungkin akan kesulitan menolak orang lain karena takut melukai perasaan mereka. Meskipun, hal tersebut tidak ingin Anda lakukan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore