Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 9 Februari 2025 | 00.37 WIB

8 Perilaku yang Tanpa Disadari Membuatmu Terlihat Terlalu Agresif dalam Hubungan

Ilustrasi orang yang terlalu agresif dalam hubungan. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang terlalu agresif dalam hubungan. (Freepik)

JawaPos.com - Dalam urusan romansa, ada batas tipis antara menunjukkan ketertarikan dan terlihat terlalu agresif.

Sering kali, seseorang tidak menyadari bahwa mereka telah melewati batas tersebut. Mereka hanya merasa bersemangat, ingin terhubung lebih dekat, atau berusaha memberikan kesan baik.

Namun, bukannya membangun kedekatan, justru malah membuat orang lain merasa tertekan. Yang sulit adalah, apa yang dianggap sebagai antusiasme oleh satu orang bisa terasa seperti tekanan bagi orang lain.

Jika kamu pernah bertanya-tanya apakah tanpa sadar kamu terlalu agresif dalam hubungan, ada beberapa tanda yang perlu diperhatikan.

Dilansir dari Geediting pada Sabtu (8/2), berikut adalah delapan perilaku yang sering terjadi tanpa disadari.

1. Terlalu Sering Mengirim Pesan dalam Waktu Singkat

Rasanya memang menyenangkan saat baru mengenal seseorang yang menarik. Namun, terkadang, perasaan itu bisa berubah menjadi banjir pesan yang mungkin belum siap diterima oleh orang lain.

Mengirim pesan terlalu sering—terutama di awal hubungan—bisa terasa menekan daripada menyenangkan. Apa yang menurutmu sebagai antusiasme, bisa terasa seperti tekanan bagi mereka.

Sebaiknya, sesuaikan ritme komunikasi dengan pasangan. Jika mereka butuh waktu untuk membalas pesan, ambil itu sebagai isyarat untuk memperlambat ritme. Memberikan ruang bisa membuat hubungan berkembang secara alami, tanpa terasa dipaksakan.

2. Membuat Rencana Terlalu Jauh ke Depan

Pernahkah kamu merasa begitu antusias setelah kencan pertama hingga langsung merencanakan liburan bersama sebelum ada kencan kedua? Saat itu, mungkin kamu berpikir sedang menunjukkan ketertarikan dan perhatian. Namun, bagi orang lain, langkah seperti itu bisa terasa terlalu cepat dan menekan.

Sebagian besar orang ingin merasakan hubungan berkembang dengan ritme yang nyaman. Jika kamu terlalu cepat membuat rencana besar, itu bisa memberi tekanan alih-alih membuat mereka bersemangat. Lebih baik nikmati setiap tahap hubungan secara perlahan.

3. Terlalu Banyak Memberikan Pujian

Pujian memang menyenangkan dan dapat mempererat hubungan. Namun, jika berlebihan, justru bisa berdampak sebaliknya. Penelitian menunjukkan bahwa pujian yang terlalu sering bisa membuat seseorang merasa kurang percaya.

Bukannya merasa spesial, mereka bisa mulai bertanya-tanya apakah pujian itu hanya sekadar basa-basi. Menunjukkan ketertarikan tidak harus dengan terus-menerus memuji. Lebih baik memberikan pujian yang tulus dan tepat waktu agar lebih berkesan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore