Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Februari 2025 | 02.50 WIB

Kenali Istilah Mental Load yang Menjadi Penghalang Produktivitas pada Seseorang

Ilustrasi- Orang lelah secara mental - Image

Ilustrasi- Orang lelah secara mental

JawaPos.com – Mental load atau yang biasa disebut dengan beban mental sering kali dikaitkan dengan konteks produktivitas yang mencakup upaya kognitif dan pertimbangan akan keterlibatannya dalam perencanaan, pengorganisasian, dan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.

Mental load atau beban mental sering kali berkaitan dengan pengelolaan berbagai aspek kehidupan, yang berkontribusi signifikan terhadap kesejahteraan dan efisiensi seseorang secara keseluruhan.

Asal mula mental load berasal dari wacana sosiologis dan psikologis, yang menyoroti distribusi kerja kognitif yang tidak merata dalam rumah tangga hingga tempat kerja.

Sumber permasalahannya dapat ditelusuri hingga kompleksitas dalam menyeimbangkan kewajiban pribadi, profesional, dan keluarga.

Melansir dari laman Lark Suit, berikut hal-hal yang berkaitan dengan Mental Load kerap dirasakan oleh beberapa orang.

Macam-macam mental load

  1. Beban emosional: Beban ini sering muncul pada tenaga emosional dan empati yang dibutuhkan untuk mengelola hubungan dan tanggung jawab keluarga.
  2. Beban perencanaan logistik: Orang yang mengalami beban ini sering kali dibebani oleh tugas yang berkaitan dengan perencanaan dan pengorganisasian terperinci yang diperlukan untuk mengatur rutinitas, tugas, dan jadwal harian.
  3. Beban manajemen kognitif: Sering kali orang yang mengalami beban ini mengalami hal yang sulit dengan dibutuhkan untuk membuat keputusan, memecahkan masalah, dan mengerjakan banyak tugas secara efektif.

Kalangan orang yang mengalami mental load

  1. Para pekerja profesional: Seseorang yang sangat produktif dalan pekerjaannya sering kali menyeimbangkan tuntutan karier dengan tanggung jawab pribadi akan memperbesar beban mental.
  2. Orang Tua atau pengasuh: Beban mental juga kerap dialami oleh orang tua ataupun pengasuh. Dimana mereka dituntut mengelola pekerjaan kognitif yang terkait dengan pengasuhan anak, tugas rumah tangga, dan kewajiban keluarga.
  3. Mahasiswa atau akademisi: Pelajar hingga mahasiswa sering kali terserang mental load. Dikarenakan mereka dituntut untuk menyeimbangkan kegiatan akademis, kegiatan ekstrakurikuler, hingga komitmen pribadi menyebabkan beban mental yang signifikan.

Cara mengatasi mental load

  1. Penilaian diri: Renungkan komitmen pribadi dan profesional untuk mengidentifikasi titik panas beban kognitif dan pemicu stres.
  2. Prioritas: Kategorikan tugas berdasarkan urgensi dan kepentingan untuk menyederhanakan upaya kognitif secara efektif.
  3. Komunikasi: Bangun saluran komunikasi terbuka dalam lingkup pribadi dan profesional untuk mendelegasikan, berkolaborasi, dan meringankan beban mental.
  4. Pemanfaatan sumber daya: Memanfaatkan alat dan sumber daya digital untuk menyederhanakan upaya organisasi dan perencanaan.

 ***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore