
Ilustrasi Orang ukses yang selalu bersyukur. (Freepik)
JawaPos.com – Dalam hidup, banyak orang sering merasa kurang dengan apa yang mereka miliki. Rasa tidak pernah cukup ini bisa membuat seseorang sulit merasakan kebahagiaan dan mudah terjebak dalam perasaan tidak puas.
Padahal, mengubah pola pikir agar lebih mudah bersyukur bisa membuat hidup lebih tenang dan bahagia. Dengan bersyukur, seseorang dapat lebih menghargai apa yang dimiliki dan tidak terus-menerus merasa kekurangan.
Menurut Summer Allen, Ph.D., seorang peneliti di Greater Good Science Center yang dikutip dari Great Good Magazine, Jumat (7/2), bagi sebagian orang, bersyukur adalah sesuatu yang mudah dilakukan, tetapi bagi sebagian lainnya, justru terasa sulit.
Allen menjelaskan bahwa perbedaan ini bisa berasal dari faktor otak, gen, dan kepribadian seseorang. Bahkan, rasa kurang bersyukur bisa terjadi secara alami karena faktor biologis yang membentuk cara seseorang merespons kehidupan.
Dalam penelitian yang dijelaskan oleh Allen, ditemukan bahwa ada gen bernama "COMT" yang berperan dalam memengaruhi rasa syukur melalui sistem neurotransmitter dopamin di otak.
Orang-orang dengan kadar rasa syukur yang rendah cenderung mengalami bias negatif dan lebih mudah merasa takut atau cemas. Maka, tidak heran jika ada orang yang selalu merasa kurang dalam hidupnya, sementara yang lain bisa lebih mudah bersyukur.
Untuk membantu mengubah pola pikir agar tidak selalu merasa kurang dan lebih mudah bersyukur, Najma Khorrami, M.P.H., seorang profesional di bidang kesehatan global dan publik yang dikutip melalui laman artikel Psychology Today, membagikan 7 cara mengubah pola pikir yang efektif diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:
1. Bersyukur adalah kebiasaan menguntungkan
Banyak orang menganggap bersyukur itu klise atau terlalu emosional, tetapi kenyataannya, bersyukur memiliki dampak besar terhadap kepuasan hidup.
Penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan bersyukur berhubungan langsung dengan peningkatan kebahagiaan dan kesejahteraan. Semakin sering seseorang melatih diri untuk bersyukur, semakin besar manfaat yang akan dirasakan.
2. Bersyukur adalah bentuk perawatan diri
Saat seseorang merasa lelah, stres, atau jenuh, bersyukur bisa menjadi cara sederhana untuk mengembalikan energi positif. Kebiasaan ini terbukti meningkatkan suasana hati dan mengurangi emosi negatif.
Seperti kata Tony Robbins, "Kamu tidak bisa merasa bersyukur dan marah dalam waktu yang bersamaan." Dengan membiasakan diri untuk bersyukur, seseorang bisa lebih mudah mengelola emosinya.
3. Bersyukur butuh latihan seperti olahraga
Sama seperti berolahraga, bersyukur juga butuh latihan agar menjadi kebiasaan. Awalnya mungkin terasa sulit, tetapi jika dilakukan secara rutin, lama-lama akan terasa lebih alami.
Cara sederhana untuk memulainya adalah dengan fokus pada hal-hal kecil yang bisa disyukuri setiap hari, seperti cuaca yang cerah atau makanan yang enak.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
