
Ilustrasi menunggu balasan pesan (freepik)
JawaPos.com - Pernah gak sih, kamu mengalami situasi di mana seseorang sedang online tapi gak balas chat?
Rasanya bikin bertanya-tanya, apakah dia sengaja mengabaikan atau memang ada alasan lain?
Fenomena ini sering terjadi dan bisa menimbulkan berbagai spekulasi, apalagi kalau yang gak balas itu orang terdekat kita.
Mengutip penuturan Dr. Elena Touroni, seorang psikolog konsultan dan salah satu pendiri My Online Therapy melalui laman Stylist.co.uk, kebiasaan ini berkaitan dengan teori kecemasan. Namun, tingkat kecemasan yang dialami setiap orang berbeda-beda.
Kecemasan di sini bisa berupa perasaan tertekan dan kewalahan, terutama ketika seseorang sedang sibuk dengan berbagai urusan dan merasa harus menyelesaikan pekerjaannya lebih dulu.
"Bisa jadi karena kesibukan (merasa kewalahan dengan banyaknya pesan) atau kecemasan yang mendasari sehingga menyebabkan seseorang tidak sempat membalas pesanmu walaupun dia sedang online," jelas Dr. Touroni. Kamis, (6/2)
Selain itu, ia juga menambahkan bahwa tidak membalas pesan meskipun online bisa menjadi bentuk kontrol diri.
Saat merasa kewalahan, seseorang mungkin ingin mengendalikan situasi agar lebih tenang sebelum merespons pesan yang masuk. Dengan begitu, mereka bisa menghindari perasaan terpaksa untuk berinteraksi di saat yang tidak diinginkan.
Beberapa orang mungkin tidak sadar bahwa kebiasaan ini bisa menimbulkan dampak bagi orang lain.
Saat seseorang dibiarkan menunggu tanpa kepastian, bisa saja muncul rasa tidak dihargai atau bahkan berpikir negatif tentang hubungan yang dijalani.
Oleh karena itu, penting untuk memahami bahwa komunikasi yang sehat bukan hanya tentang membalas pesan dengan cepat, tetapi juga tentang memahami pola komunikasi masing-masing.
Lalu, apakah kebiasaan ini bisa diperbaiki? Menurut Dr. Touroni, sebenarnya ini bukan sesuatu yang buruk selama seseorang memiliki kesadaran akan tanggung jawabnya terhadap komunikasi.
Yang penting adalah sejauh mana seseorang merasa bertanggung jawab atas pesan yang diterima dan bagaimana mereka mengatur prioritas dalam membalasnya.
Dengan begitu, mereka akan secara alami menentukan pesan mana yang perlu segera dijawab dan mana yang bisa menunggu.
Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa kebiasaan ini sering memunculkan berbagai perspektif, baik positif maupun negatif. Apalagi jika terjadi dalam hubungan personal seperti pasangan kekasih atau suami istri.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
