Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Februari 2025 | 22.32 WIB

Melampaui Ranah Fashion: 8 Ciri Orang yang Punya Banyak Baju Tapi Selalu Memakai Pakaian yang Sama Terus Menerus

Ilustrasi delapan ciri umum orang yang memiliki banyak pakaian tetapi menggunakan pakaian yang sama. (Pexels/Andrea Piacquadio) - Image

Ilustrasi delapan ciri umum orang yang memiliki banyak pakaian tetapi menggunakan pakaian yang sama. (Pexels/Andrea Piacquadio)

JawaPos.com - Ada paradoks yang menarik dalam dunia mode: sebagian orang memiliki lemari pakaian yang penuh sesak, tetapi mereka terus menerus menggunakan can mencari pakaian yang sudah teruji dan benar.

Mereka mungkin merasa nyaman, kurang kreativitas, atau alasan beragam lainnya, tergantung pada masing-masing individu ini. Mengetahui ciri ini akan memberikan beberapa wawasan yang mencerahkan untuk orang-orang dengan perilaku tersebut.

Dilansir dari Geediting, terdapat delapan ciri umum orang yang memiliki banyak pakaian tetapi menggunakan pakaian yang sama.

1. Memilih kenyamanan

Kita semua mungkin pernah mendengar pepatah "cantik itu menyakitkan". Namun, bagi sebagian orang dengan lemari pakaian yang penuh, kenyamanan lebih diutamakan daripada gaya.

Mereka mungkin memiliki lemari yang penuh dengan sepatu hak tinggi, celana jins ketat, dan gaun yang rumit. Namun, mereka berulang kali memilih celana jogger yang nyaman, sweater kebesaran, dan kaos usang.

Hal ini karena pakaian tersebut memberi mereka rasa nyaman dan familiar. Mereka sudah terbiasa memakainya, tahu bagaimana cara memakainya, dan yakin mereka bisa menjalani hari tanpa ada kesalahan dalam berpakaian.

2. Nilai sentimental

Mereka mungkin memiliki satu pakaian di lemari pakaian yang tampaknya lebih sering mereka pakai daripada pakaian lainnya. Itu bukan pakaian paling modis yang mereka miliki. Bahkan, pakaian itu cukup sederhana dan agak pudar karena sering dipakai.

Pakaian ini dipakai terus menerus karena mereka mengenakan pakaian ini pada hari yang sangat istimewa dalam hidupnya. Pakaian ini memiliki nilai yang sangat sentimental untuk hidupnya, dan dengan memakainya mengingatkan mereka akan momen istimewa itu.

Pakaian menjadi lebih dari sekadar kain. Pakaian ini menjadi pengingat akan masa-masa indah, momen penting, atau orang-orang yang kita cintai. Hubungan emosional ini dapat membuat kita mengenakan pakaian yang sama berulang kali, meskipun memiliki banyak pilihan lain.

3. Kelelahan mengambil keputusan

Tahukah kamu bahwa setiap hari, rata-rata orang membuat sekitar 35.000 keputusan? Itu beban kognitif yang sangat besar. Sekarang, bayangkan memulai hari dengan pilihan yang sulit sejak awal yaitu memilih apa yang akan dikenakan dari lemari pakaian yang banyak.

Bagi banyak orang, hal ini dapat mengarah pada apa yang oleh para psikolog disebut 'kelelahan dalam mengambil keputusan.' Ini adalah fenomena nyata ketika kualitas keputusan kita menurun setelah sesi pengambilan keputusan yang panjang.

Untuk itu, sebagian orang mungkin akan mengenakan pakaian yang sama berulang kali karena lebih mudah dan tidak terlalu membebani pikiran. Ini berarti mengurangi satu keputusan yang harus diambil dalam sehari yang sudah penuh dengan pilihan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore