
Ilustrasi sensory play untuk tumbuh kembang anak. (Pexels)
JawaPos.com–Mengenalkan anak pada sensory play sangat penting karena dapat menstimulasi panca indra. Baik itu mata, pendengaran, peraba, penciuman, hingga pengecap akan terlatih lewat permainan ini.
Dikutip dari Alodokter, ada sejumlah manfaat sensory play untuk tumbuh kembang anak. Aktivitas ini dapat melatih keterampilan motorik kasar maupun halus, mengoptimalkan perkembangan kognitif, serta mengajari anak untuk mengontrol emosi.
Mungkin terdengar rumit, tapi sebenarnya menyediakan aktivitas sensory play tak sesusah itu. Cukup banyak pilihan aktivitas sensory play yang mudah dibuat dan tentunya aman bagi si kecil. Berikut ini, ide-ide kegiatan sensory play.
Laman Good Food memberi ide spaghetti warna-warni sebagai sensory play yang mudah dan menyenangkan. Cara membuatnya pun mudah, cukup merebus spaghetti dan kemudian ditambahkan pewarna makanan.
Anak akan belajar mengenal bentuk sekaligus meraba tekstur kenyal. Tak hanya itu, mata mereka pun dimanjakan oleh warna-warni menggemaskan.
Membuat harta karun dalam es batu ini membutuhkan mainan seperti figur hewan dan lain sebagainya. Mainan tersebut lalu dimasukkan ke dalam wadah berisi air yang akan dibekukan. Nantinya, si kecil harus berusaha memecahkan es batu demi mendapatkan kembali mainan mereka.
Slime membutuhkan beberapa bahan yaitu tepung maizena, gula halus, dan santan. Tambahkan pewarna makanan agar lebih menarik mata si kecil. Mainan ini memiliki tekstur lembut, kenyal, dan ada sensasi lengket. Walaupun terbuat dari bahan yang aman, slime tidak disarankan untuk dimakan.
Untuk menciptakan seni bola kapas, yang perlu dipersiapkan ada kerta, kapas berbentuk gumpalan, dan juga cat air. Siapkan juga wadah untuk menampung car air berwarna-warni.
Jika cat sudah dilarutkan, biarkan anak berkreasi dengan mencelupkan bola kapas ke dalam cat. Kapas yang sudah basah kemudian ditempelkan ke kertas sehingga menciptakan karya abstrak.
Tabung suara dibuat untuk melatih pendengaran anak. Dilansir dari Blossom Educational, bahan yang harus disiapkan hanya wadah tertutup seperti botol, lalu sertakan juga beras, pasta mentah, serta kacang-kacangan. Masukan bahan-bahan kering ke dalam botol, sehingga ketika digoncangkan akan menimbulkan suara berisik.
Ide sensory play selanjutnya adalah kotak pasir. Dalam satu wadah, Anda bisa menyiapkan pasir basah dan pasir kering yang tentunya memiliki sensasi tekstur berbeda. Biarkan anak merasakan tekstur tersebut dengan tangan kosong maupun kaki telanjang. Namun perlu diingat, pastikan pasir susah dicuci bersih sehingga aman untuk si kecil.
Mengingat manfaat sensory play untuk tumbuh kembang anak cukup penting, sebaiknya orang tua rutin memperkenalkan anak pada aktivitas kreatif seperti yang baru saja dibahas. Pastikan anak tak hanya mendapat kasih sayang, tetapi pancaindera mereka juga berkembang dengan baik.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
