
Ilustrasi seseorang yang dicintai oleh anak-anaknya saat dewasa (Freepik)
JawaPos.com – Menjadi orang tua yang dihormati dan dihargai oleh anak-anak dewasa bukanlah sesuatu yang terjadi secara otomatis.
Rasa hormat dan penghargaan mereka sangat dipengaruhi oleh bagaimana anda memperlakukan mereka, cara anda menjalani hidup, dan seberapa besar anda memberikan ruang bagi mereka untuk berkembang sebagai individu.
Banyak orang tua tanpa sadar memiliki kebiasaan yang justru menjauhkan mereka dari anak-anaknya, membuat hubungan terasa tegang atau tidak nyaman.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (31/1), jika anda ingin hubungan yang lebih sehat, harmonis, dan penuh penghargaan dengan anak-anak dewasa anda, inilah delapan kebiasaan yang sebaiknya anda tinggalkan menurut psikologi:
1. Mengontrol hidup mereka
Saat anak-anak masih kecil, anda memiliki peran besar dalam membimbing dan mengarahkan mereka. Namun, seiring bertambahnya usia, mereka membutuhkan kemandirian.
Jika anda masih terus-menerus mencampuri keputusan hidup mereka—mulai dari karir, hubungan, hingga cara mereka membesarkan anak-anak mereka sendiri—mereka mungkin merasa tidak dihargai sebagai individu. Memberikan nasihat boleh saja, tetapi biarkan mereka yang mengambil keputusan akhir.
2. Memanipulasi dengan rasa bersalah
Banyak orang tua menggunakan rasa bersalah sebagai alat untuk mendapatkan perhatian dari anak-anak mereka. Misalnya dengan mengatakan, "Ibu sendirian terus, tidak ada yang peduli lagi." Atau "Dulu ibu mengorbankan segalanya untuk kalian, sekarang kalian bahkan tidak punya waktu untuk ibu."
Meskipun ini bisa membuat anak merasa bersalah, dalam jangka panjang, hubungan justru akan terasa sebagai beban bagi mereka. Sebaliknya, cobalah membangun hubungan berdasarkan cinta dan kebersamaan, bukan rasa bersalah.
3. Mengkritik pilihan hidup mereka
Setiap generasi memiliki cara pandang yang berbeda terhadap kehidupan. Jika anda terus-menerus mengkritik bagaimana mereka membesarkan anak-anak, bagaimana mereka mengelola keuangan, atau bahkan gaya hidup mereka, ini bisa membuat mereka merasa tidak dihargai. Alih-alih memberikan kritik tajam, cobalah untuk lebih memahami perspektif mereka.
4. Tidak menghargai batasan yang mereka buat
Sebagai orang tua, mungkin anda ingin selalu menjadi bagian dari kehidupan anak-anak anda. Tetapi mereka juga memiliki kehidupan sendiri.
Menghormati batasan yang mereka buat, seperti tidak mengunjungi mereka tanpa pemberitahuan atau tidak memaksa mereka untuk selalu merespons pesan dengan cepat, adalah cara terbaik untuk menunjukkan bahwa anda menghormati mereka.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
