Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Januari 2025 | 22.59 WIB

Bingung Cara Move On? Lakukan 15 Langkah Psikologi Mindfulness Ini untuk Pulih Lebih Cepat

Orang susah move on. (pexels.com) - Image

Orang susah move on. (pexels.com)

JawaPos.com - Putus cinta seringkali menjadi salah satu pengalaman emosional yang paling berat dalam hidup seseorang. Ketika perasaan sayang sudah begitu mendalam dan segala kenangan indah bersama pasangan terpatri erat di dalam pikiran, sulit rasanya untuk melepaskan atau move on.

Kita terjebak dalam lingkaran pikiran yang berulang, seakan-akan setiap detik harus memutar kembali momen-momen yang sudah berlalu, berharap bisa mengubahnya.

Perasaan ini kerap datang dengan membawa rasa sakit yang terus menggelayuti, menciptakan ketegangan emosional yang tidak mudah dilepaskan. Bahkan, terkadang, meskipun sudah berusaha sekuat tenaga untuk melupakan, wajah atau suara mantan pasangan terus hadir dalam pikiran tanpa henti, memengaruhi keseharian kita.

Dalam kondisi seperti ini, Bagaimana cara melepaskan diri dari perasaan tersebut dan memulai proses penyembuhan? JawaPos.com merangkum 15 langkah psikologi mindfulness yang dapat membantu Anda pulih lebih cepat setelah putus cinta, dilansir dari Psychology Today (31/1). Berikut adalah cara yang efektif dalam menghadapi perasaan setelah putus cinta:

Tentu, berikut adalah revisi yang memasukkan kata "move on" pada setiap pembahasan:

1. Beri Waktu, Kurangi Kata-Kata

Putus cinta sering kali membawa perasaan penuh amarah, bingung, atau bahkan frustrasi. Dalam kondisi ini, kata-kata bisa menjadi senjata yang lebih menyakitkan daripada yang dimaksudkan.

Memberi waktu untuk merenung, memberi kita ruang untuk memproses perasaan tersebut tanpa terburu-buru mengekspresikannya. Move on dengan memberi diri kita kesempatan untuk berpikir jernih sebelum melangkah lebih jauh.

2. Bersabar dan Lihat Apa yang Terjadi Selanjutnya

Keinginan untuk langsung melupakan dan move on setelah putus cinta sering kali bertemu dengan kenyataan bahwa perasaan tidak dapat ditekan begitu saja. Memberi diri kita waktu untuk menunggu dan melihat perkembangan situasi adalah pilihan bijak yang bisa mempercepat proses move on.

3. Hindari Menyalahkan

Menyalahkan dalam perpisahan sering kali menjadi bentuk pelarian diri dari rasa sakit. Alih-alih terjebak dalam siklus saling menyalahkan, lebih baik move on dengan mencari pemahaman yang lebih luas tentang apa yang bisa kita pelajari dari hubungan tersebut untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

4. Jangan Terlalu Memikirkan Apa yang Dirasakan Orang Lain

Kecemasan tentang apa yang orang lain pikirkan bisa membuat kita terjebak dalam spekulasi yang tak berujung. Cobalah untuk tidak terlalu memikirkan apa yang dirasakan mantan dan move on dengan lebih fokus pada diri sendiri.

5. Hadapi Emosi Anda Terlebih Dahulu

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore