
Ilustrasi ucapkan selamat tinggal pada enam kebiasaan yang menguras energi ini untuk dapat menjalani hidup tanpa merasa lelah terus menerus.
JawaPos.com - Kelelahan di tempat kerja adalah masalah umum yang sering kali membuat produktivitas menurun. Ternyata, Penelitian terbaru mengungkap cara ampuh atasi kelelahan di tempat kerja.
Sebuah penelitian terbaru dari Wake Forest University, Virginia Commonwealth University (VCU), dan Northeastern University mengungkap dua cara sederhana namun efektif untuk mengatasinya kelelahan ketika di tempat kerja.
Studi ini menunjukkan bahwa kombinasi kedua strategi tersebut tidak hanya mengurangi kelelahan pada akhir hari kerja tetapi juga meningkatkan kualitas tidur dan energi untuk beraktivitas pada hari berikutnya.
Lalu, apa saja kedua strategi tersebut? Berikut cara efektif mengurangi kelelahan di tempat kerja, menurut penelitian yang dikutip dari Science Alert, Selasa (28/1).
Pentingnya Mikro-Istirahat
Mikro-istirahat merupakan jeda singkat yang bisa dilakukan kapan saja, bahkan hanya selama satu menit. Kegiatan ini dapat berupa membaca artikel singkat, minum kopi, atau melakukan peregangan. Penelitian menemukan bahwa mikro-istirahat secara signifikan mengurangi tingkat kelelahan, terutama pada saat beban kerja tinggi.
"Mikro-istirahat adalah cara sederhana dan hemat biaya untuk mengelola kelelahan, terutama ketika tekanan kerja sedang memuncak," kata Lindsay Andiola dari VCU School of Business.
Tak hanya itu, penelitian lanjutan menunjukkan bahwa mikro-istirahat juga meningkatkan akurasi kerja, seperti dalam audit keuangan. Ketika tekanan tinggi, kesalahan sering terjadi, tetapi jeda singkat dapat membantu mengurangi risiko tersebut.
Pentingnya Dukungan dari Atasan
Selain mikro-istirahat, dukungan dari atasan memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan mental karyawan. Dukungan ini dapat berupa pengecekan rutin terhadap kondisi karyawan, menawarkan bantuan, atau sekadar memberikan apresiasi atas usaha mereka.
Para peneliti menegaskan bahwa kombinasi mikro-istirahat dan dukungan dari atasan memberikan efek paling signifikan, terutama selama periode kerja yang sibuk atau penuh tekanan.
Sebagai informasi, penelitian ini melibatkan survei terhadap 44 akuntan tentang kebiasaan kerja mereka, serta eksperimen terkontrol pada 179 peserta. Hasilnya menunjukkan bahwa kedua strategi ini tidak hanya membantu dalam jangka pendek tetapi juga memiliki dampak positif jangka panjang, seperti meningkatkan kesejahteraan karyawan, kualitas audit, dan mengurangi tingkat turnover di perusahaan.
Bagi karyawan yang tidak memiliki kendali atas tindakan atasan mereka, mikro-istirahat tetap bisa menjadi langkah mandiri untuk mengurangi kelelahan. Meskipun penelitian ini tidak menyebutkan waktu optimal untuk mikro-istirahat, namun jeda singkat selama satu menit sudah terbukti bermanfaat.
Jadi, jika Anda merasa lelah di tempat kerja, cobalah untuk menyisipkan jeda kecil di sela-sela kesibukan. Jangan lupa, peran atasan yang mendukung juga sangat penting untuk menciptakan suasana kerja yang positif.
***

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
